Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dalam 2 Tahun Kementerian ESDM Pangkas 189 Perizinan

Kementerian ESDM menyatakan telah memangkas 189 perizinan sepanjang periode 2017 — 2019.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  18:21 WIB
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian ESDM menyatakan telah memangkas 189 perizinan sepanjang periode 2017 — 2019.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan dari perizinan yang dipangkas, setidaknya 60 regulasi berasal dari sektor minyak dan gas bumi (migas). 

"Tahun ini dilanjutkan dengan ODSP, SKK Migas ambil peran lebih jauh lagi. Ujungnya untuk mampu memproduksi 1 juta barel," katanya dalam acara peluncuran program One Door Service Policy (OSDP), Rabu (15/1/2020). 

Sementara itu, Vice President Corporate Services Inpex Masela Ltd. Nico Muhyiddin mengakui permasalahan perizinan merupakan hal yang dapat memperlambat proyek. Menurutnya, kolaborasi antara SKK Migas dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) akan melihat permasalahan lebih dalam sehingga upaya mencari jalan keluar lebih cepat dan tepat.

"Kami harapkan implementasi program ini berjalan dengan baik sehingga target yang dituju bisa dicapai dengan benar," katanya.

Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia Azi N Alam juga mengapresiasi langkah SKK Migas menerapkan layanan ODSP. Azi menjelaskan koordinasi yang sudah terjalin ditambah dengan ODSP memberikan kemajuan dalam proses adendum revisi amdal di Lapangan Banyu Urip.

"Kami kerja sama dengan SKK Migas, Kementerian ESDM, dan KLHK untuk kemajuan adendum amdal," katanya.

Adapun SKK Migas mempercepat proses perizinan hulu migas menjadi rata-rata 3 hari dari sebelumnya selama 15 hari guna memastikan seluruh proyek selesai tepat waktu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas perizinan
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top