Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KCIC Pastikan Longsor Di Jatiwaringin Berada Di Luar Proyek Kereta Cepat

PR & CSR Manager PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Deni Yusdiaana memastikan bahwa musibah longsor hanya berdampak pada jalan warga atau bukan pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 02 Januari 2020  |  09:55 WIB
Truk melintas di area proyek konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kawasan perkebunan Walini Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (17 - 3).Antara/Novrian Arbi
Truk melintas di area proyek konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kawasan perkebunan Walini Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (17 - 3).Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA – Tanah longsor yang terjadi di Jatiwaringin, Bekasi, di samping tol Jakarta-Cikampek, bukan di dalam bagian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau berada tepat di bawah pagar proyek.

PR & CSR Manager PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Deni Yusdiaana memastikan bahwa musibah longsor hanya berdampak pada jalan warga atau bukan pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

“Jadi itu yang longsor bukan [di dalam] proyek KCJB, tetapi penahan tanah di bawah pagar proyek,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Rabu (1/1/2020) malam.

Musibah longsor yang terjadi diduga karena hujan lebat yang mengguyur kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya kemarin.

Selain longsor, tingginya curah hujan menyebabkan banjir atau genangan air di sejumlah titik di beberapa ruas tol.

Rabu pagi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melansir terjadi genangan air di sejumlah titik yang tersebar di ruas Tol Jakarta-Tangerang, Tol Dalam Kota, Tol Jagorawi, dan Tol Pondok Aren-Ulujami.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top