Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bulog Jamin Stok Daging Beku Selama Natal dan Tahun Baru Aman

Stok daging kerbau beku di Perum Bulog diyakini mencukupi untuk kebutuhan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 24 Desember 2019  |  14:07 WIB
Bulog Jamin Stok Daging Beku Selama Natal dan Tahun Baru Aman
Daging kerbau beku yang dijual Bulog. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Stok daging kerbau beku di Perum Bulog diyakini mencukupi untuk kebutuhan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan ketersediaan daging kerbau hingga akhir tahun di tempatnya mencapai 2.600 ton. "Kalau untuk operasional Bulog cukup (untuk nataru)," katanya kepada Bisnis, Minggu (22/12/2019).

Adapun, untuk kebutuhan secara nasional, kata Awaludin juga tergantung pada regulator yakni Kementerian Pertanian dan Perdagangan. "Mereka pasti lebih tahu tentang ketercukupan pangan di akhir tahun," sebutnya.

Pada awal November lalu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan tidak akan menggunakan kuota impor 30.000 ton daging sapi asal Brasil mengingat pergantian tahun berlangsung tidak lama lagi. 

Ketersediaan daging hingga akhir tahun katanya tercukupi dengan adanya daging kerbau dari India maupun daging sapi dari Australia. Dikhawatirkan jika terus-terusan impor, produk sapi lokal akan terkena dampak negatif

Pada tahun ini pemerintah memutuskan untuk memberi kuota impor daging asal Brasil sebesar 50.000 ton untuk tiga BUMN, yakni Perum Bulog sebesar 30.000 ton dan masing-masing 10.000 ton untuk Berdikari serta PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog DAGING KERBAU
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top