Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertumbuhan Penjualan Listrik PLN Melambat, Industri Paling Rendah

Pertumbuhan penjualan PT PLN (Persero) sampai Oktober 2019 tercatat sebesar 4,15% atau lebih rendah dari realisasi periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,99%. 
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  10:02 WIB
Pekerja berkomunikasi dengan operator alat berat pada proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extension 1x315 MW di Desa Lontar, Tangerang, Banten, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Pekerja berkomunikasi dengan operator alat berat pada proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extension 1x315 MW di Desa Lontar, Tangerang, Banten, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan penjualan PT PLN (Persero) sampai Oktober 2019 tercatat sebesar 4,15% atau lebih rendah dari realisasi periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,99%. 

Adapun hingga Oktober 2019, penjualan listrik PLN tercatat sebesar 200,37 TWh dengan mencapai 74,6 juta pelanggan. Sektor dengan pertumbuhan terendah adalah industri yang hanya tumbuh tipis 0,96% hingga Oktober 2019. 

Padahal, pada periode sama tahun lalu, sektor industri mampu tumbuh 6,86%. 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi mengatakan PLN perlu membuat inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan listrik, termasuk peningkatan layanan. PLN perlu membuat pengguna listrik dari pemakaian sendiri beralih ke listrik PLN lewat harga yang kompetitif. 

Menurutnya, pemerintah menargetkan agar pertumbuhan penjualan listrik PLN mampu mencapai 6,4%. PLN diharapkan mampu mengejar pertumbuhan sesuai target tersebut agar mampu membuat harga listrik di masyarakat semakin rendah. 

“Biaya-biaya kan bisa ditekan, biaya untuk memproduksi listrik masing-masing pembangkit, cara mengalirkan listrik susutnya juga ditekan, sudah siap jual ya harus dioptimalkan penjualannya,” katanya kepada Bisnis, Senin (9/12/2019). 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan saat ini perseroan mendorong agar masyarakat beralih gaya hidup dengan memanfaatkan listrik. Misalnya, dengan memanfaatkan kendaraan listrik maupun kompor induksi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top