Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ikuti Hannover Messe 2020, Indonesia Bakal Tampilkan Kemajuan Implementasi Industri 4.0

Indonesia menjadi negara mitra resmi (official partner country) Hannover Messe 2020 yang akan berlangsung pada April.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 05 Desember 2019  |  10:01 WIB
Ilustrasi logo revolusi industri 4.0. - Reuters
Ilustrasi logo revolusi industri 4.0. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia mengusung tiga misi utama di pameran bergengsi, Hannover Messe 2020.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi menjelaskan salah satu tujuan Indonesia, yang kali ini menjadi negara mitra resmi (official partner country) Hannover Messe 2020, adalah menarik minat kerja sama dalam bidang investasi, teknologi, dan peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM).

“Pemerintah saat ini terus berupaya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia, antara lain dengan memangkas sejumlah hambatan regulasi sehingga bisa menarik investor,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/12/2019).

Doddy menjelaskan tujuan lainnya adalah mengapresiasi pencapaian Indonesia, khususnya terhadap kemajuan implementasi industri 4.0.

Pemerintah Indonesia, katanya, ingin menunjukkan bahwa pelaku industri nasional telah dan sedang bersiap menghadapi tantangan yang semakin kompleks terutama mengenai penerapan industri 4.0.

“Kesiapan mulai dari sisi SDM, bahkan infrastruktur pendukung seperti kawasan industri, juga akan ditampilkan. Sehingga diperoleh potret menyeluruh atas potensi industri manufaktur di Indonesia,” tuturnya.

Tujuan ketiga, sambung Doddy, adalah mempertunjukkan ekosistem perusahaan rintisan atau startup Indonesia untuk mendukung produksi industri. Doddy mengatakan bahwa Indonesia semakin mematangkan persiapan menyongsong Hannover Messe 2020.

“Dengan ditunjuknya Indonesia menjadi official partner country Hannover Messe 2020, membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara industri di kawasan Asia Tenggara yang sudah diperhitungkan dan ini tentu menguntungkan bagi kita," ujarnya.

Hannover Messe merupakan pameran internasional tahunan di bidang teknologi manufaktur industri yang menampilkan berbagai hasil penelitian dan pengembangan, inovasi startup, teknologi informasi (IT), robotika, energi, kendaraan listrik, solusi logistik serta sektor-sektor lainnya.

Pameran itu pun sudah berlangsung selama 72 tahun. Pada 2019, pengunjungnya mencapai 215.000 orang dari 91 negara dengan diikuti lebih dari 6.500 exhibitors yang mewakili 73 negara, dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontrak bisnis.

Pameran terkemuka itu akan kembali berlangsung di Hannover, Jerman, tanggal 20-24 April 2020. Pada pameran tahun depan, Paviliun Indonesia akan berdiri di area seluas 2.548 meter persegi dan menampilkan karya pelaku industri di lima sektor prioritas dalam Making Indonesia 4.0, yakni industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Revolusi Industri 4.0
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top