Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atasi PDAM Sakit, Ini Rekomendasi BPPSPAM

Kepala BPPSPAM Bambang Sudiatmo mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada PDAM yang masuk dalam kategori sakit.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 November 2019  |  14:56 WIB
ilustrasi - Kementerian PUPR
ilustrasi - Kementerian PUPR

Bisnis.com, BOGOR - Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) memberikan sejumlah rekomendasi setelah mengevaluasi kinerja BUMD penyelenggara SPAM alias perusahaan daerah air minum (PDAM).

Kepala BPPSPAM Bambang Sudiatmo mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada PDAM yang masuk dalam kategori sakit.

"Kami hanya menyehatkan [PDAM] yang sakit melalui pendampingan secara intensif kepada mereka. Dari pendampingan itu ujungnya adalah rekomendasi baik teknis maupun nonteknis yang kemudian ditujukan ke pemangku kepentingan terkait," ujarnya di Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (28/11/2019).

Mengutip Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM 2019 sebagai laporan hasil evaluasi tahunan, BPPSPAM meberikan delapan rekomendasi yakni:

  1. Pemerintah Daerah perlu meningkatkan monitoring dan evaluasi dan memberikan dukungan serta komitmen yang tinggi terhadap BUMD penyelenggara SPAM;
  2. Dalam meningkatkan cakupan pelayanan BUMD penyelenggara SPAM memerlukan investasi yang bersumber dari alternatif pembiayaan seperti APBN, APBD, CSR, pinjaman, kerja sama (KPBU, business to business, kontrak berbasis kinerja, kontrak berbasis angsuran)
  3. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu mendorong tersusunnya dokumen rencana bisnis pada BUMD penyelenggara SPAM.
  4. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu mendorong tercapainya kualitas air minum (bukan sekadar air bersih) dari hasil pengolahan yang dilakukan oleh BUMD penyelenggara SPAM sesuai dengan Permenkes No. 492 tahun 2010.
  5. Melakukan perbaikan manajemen kinerja dengan caraMeningkatkan komitmen direksi untuk memajukan perusahaan; Meningkatkan kompetensi SDM; Mengefisiensikan biaya-biaya dan mengoptimalkan pendapatan; Meningkatkan koordinasi dengan stakeholders.
  6. Meningkatkan kompetensi pegawai dengan memanfaatkan peluang diklat;
  7. Meningkatkan sinergitas para pemangku kepentingan untuk pemenuhan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air minum;
  8. Diperlukan komitmen manajemen BUMD penyelenggara SPAM dan dukungan dari pemerintah daerah untuk menurunkan angka kehilangan air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdam sistem penyediaan air minum (spam)
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top