Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur The Fed Jerome Powell Optimistis Soal Ekonomi AS

Gubernur Federal Reserve Amerika Serikat (AS) Jerome Powell menyuarakan optimismenya dalam mengukur kemampuan para pembuat kebijakan untuk memperpanjang rekor ekspansi ekonomi AS.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 November 2019  |  11:39 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) bersama Jerome Powell, Gubernur The Fed. - Reuters/Carlos Barria
Presiden AS Donald Trump (kiri) bersama Jerome Powell, Gubernur The Fed. - Reuters/Carlos Barria

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Federal Reserve Amerika Serikat (AS) Jerome Powell menyuarakan optimismenya dalam mengukur kemampuan para pembuat kebijakan untuk memperpanjang rekor ekspansi ekonomi AS.

“Pada titik ekspansi yang panjang ini, saya melihat gelas terisi lebih dari separuhnya,” ungkap Powell dalam teks sambutan yang dijadwalkan disampaikannya pada Senin malam (25/11/2019) waktu setempat di Providence, Rhode Island.

"Dengan kebijakan yang tepat, kita dapat mengisinya [gelas itu] lebih lanjut, membangun penguatan sejauh ini, dan menyebarkan manfaatnya secara lebih luas kepada semua warga Amerika,” sambung Powell, seperti dilansir melalui Bloomberg.

Terkait prospek untuk biaya pinjaman, Powell menegaskan isyarat untuk mempertahankan kebijakan sejak The Fed menurunkan suku bunga ketiga kalinya tahun ini pada 30 Oktober.

"Kami melihat sikap kebijakan moneter saat ini sepertinya akan tetap sesuai selama informasi yang masuk tentang ekonomi tetap secara luas konsisten dengan prospek kami," paparnya.

Hal tersebut, tambah Powell, akan mendukung pasar tenaga kerja yang kuat serta mengembalikan inflasi dengan pasti ke target 2 persen The Fed.

Para pembuat kebijakan The Fed telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini ketika pertumbuhan global memburuk, sentimen bisnis diguncang oleh ketidakpastian perdagangan, dan inflasi tetap di bawah target.

Menurut Powell, langkah pemangkasan suku bunga itu dirancang untuk menjaga ekonomi AS tetap kuat dan memberikan perlindungan atas penurunan yang lebih serius.

Dalam pidatonya pada Senin, dia mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga telah terbukti berhasil mencegah tekanan secara signifikan mengikis prospek keseluruhan untuk pertumbuhan di AS tahun ini.

“Survey of Professionals Forecasters menunjukkan proyeksi-proyeksi pertumbuhan hampir tidak berubah dari posisinya pada awal tahun,” ujar Powell.

“Efek penuh dari tindakan kebijakan moneter ini akan terasa dari waktu ke waktu, tetapi kami percaya langkah ini sudah membantu mendukung sentimen konsumen dan bisnis serta meningkatkan pengeluaran di sektor-sektor seperti perumahan dan barang tahan lama konsumen,” katanya.

Lebih lanjut ia menyoroti kemajuan yang telah dibuat sejak periode Great Recession dengan membawa banyak warga Amerika masuk ke dalam angkatan kerja seraya memperingatkan tugas untuk melanjutkannya.

"Literatur penelitian menunjukkan berbagai kebijakan, di luar ruang lingkup kebijakan moneter, yang dapat memacu kemajuan lebih lanjut dengan lebih baik mempersiapkan orang-orang untuk menghadapi tantangan inovasi teknologi dan persaingan global serta dengan mendukung dan menghargai partisipasi angkatan kerja," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kebijakan The Fed ekonomi as
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top