Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bulog Buka Supermall Pangan Terbesar, Kenalkan 50 Merek Beras Baru

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) meluncurkan supermall pangan pertamanya dengan nama PangananDotCom.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 26 November 2019  |  09:41 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) meninjau gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019). Dalam kesempatan ini, Presiden meninjau stok beras yang dimiliki oleh Bulog. - Bisnis/Yodie Hardiyan
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) meninjau gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019). Dalam kesempatan ini, Presiden meninjau stok beras yang dimiliki oleh Bulog. - Bisnis/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) meluncurkan supermall pangan pertamanya dengan nama PangananDotCom.

Peluncuran tersebut dilakukan di Komplek Pergudangan Bulog Kelapa Gading oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada Selasa (26/11/2019).

Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri Executive Chairman DNR Corporation Rudy Tanoesoedibjo, yang juga merupakan President Director PT Istoreisend Elogistic Indonesia; Marketing Director PT Shopee Internasional Indonesia Handhika Jahja; dan Presiden Director PT JNE Indonesia Mohamed Feriadi, mewakili mitra-mitra yang berkolaborasi dengan Bulog dalam membentuk platform dagang-el PangananDotCom. 

Kolaborasi ini dibangun atas dasar pengamatan pada platform dagang-el, dengan mempertimbangkan tantangan bisnis pangan yang dihadapi Indonesia, yaitu bahan pokok makanan kurang efisien karena infrastruktur yang kurang baik; kondisi tata letak geografis Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau yang membentang, sehingga menimbulkan harga ongkos kirim mahal dan waktu pengiriman yang lama; serta variasi yang kurang lengkap. 


“PangananDotcom diharapkan menjadi king market atau supermall bahan pangan online yang terbesar di seluruh lndonesia, sehingga masyarakat mendapatkan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari dengan mudah dengan biaya pengiriman yang murah," ujar Budi Waseso, Selasa (26/11/2019).

Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, PangananDotCom diciptakan sebagai salah satu upaya Bulog untuk dapat menyukseskan program bantuan pangan pemerintah melalui pemanfaatan teknologi digital. Dia berharap penerima bantuan dapat memeroleh bahan pangan dengan mudah dan harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia.

Pada peresmian ini, Bulog juga memperkenalkan 50 merek beras baru dengan berbagai macam kualitas seperti premium dan medium maupun beras khusus seperti beras merah, beras hitam, beras lokal daerah, dan beras organik.

Selain itu, Bulog memperkenalkan beras fortifikasi yang dilengkapi dengan 8 kandungan nutrisi dan merupakan salah satu upaya Bulog untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat dan mengentaskan stunting.

"Berbagai jenis brand yang diluncurkan tersebut menunjukkan komitmen Bulog untuk memberikan beras yang berkualitas dan memberikan pilihan yang sesuai dengan preferensi konsumen di Indonesia," ujar Buwas.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Perum Bulog dengan BRI tentang Paket Nature Karyawan BRI seluruh Indonesia dan juga antara Perum Bulog dengan BNI tentang Pengadaan Komoditas Untuk Program Healthy Lifestyle for Hi-Movers yaitu penyediaan paet pangan untuk 25.010 pegawai BNI di seluruh Indonesia yang mana khusus untuk wilayah Jabodetabek program ini melibatkan PangananDotCom.

Buwas juga berharap PangananDotCom dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dalam pemenuhan pangan pokok berkualitas, sehingga terwujud ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog Beras Bulog
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top