Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggaran Proyek Kereta Api Ibu Kota Baru Paling Besar, Ini Alasannya!

Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono menyatakan penggunaan dana tersebut untuk pembangunan stasiun, kereta apai subway, kereta rel listrik (KRL), jalur kereta api, dan pengadaan kereta listrik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 21 November 2019  |  09:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Anggaran pembangunan transportasi di ibu kota negara (IKN) baru paling besar dialokasikan untuk pembangunan moda perkeretaapian sebesar Rp209,6 triliun.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono menuturkan besarnya anggaran itu karena infrastruktur kereta api dimulai dari nol dan menggunakan teknologi terkini.

Dia menuturkan penggunaan dana tersebut untuk pembangunan stasiun, kereta apai subway, kereta rel listrik (KRL), jalur kereta api, dan pengadaan kereta listrik.

"Pastinya tentunya ini pembangunan baru dan segala macam, dan teknologi yang kita buat itu smart city, tetapi ini masih hitungan awal, masih perlu kita lakukan validasi lagi," jelasnya seusai rapat kerja di DPR, Rabu (20/11/2019).

Dia menegaskan hitungan tersebut masih sementara berdasarkan  pengalaman selama ini melakukan pembangunan di Indonesia. Belum lagi, akan ada kajian menyeluruh dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Adapun, dana Rp209,6 triliun tersebut akan digunakan membangun kereta api (KA) antarkota yang menghubungkan Samarinda-Balikpapan-Tanjung. Lalu, KA perkotaan jalur Sepinggan-Karang Joang-IKN dan jalur Karang Joang-Semboja-Sepaku-IKN.

Pembangunan termasuk KA antaraota Trans-Kalimantan serta pembangunan moda raya terpadu (MRT) tahap I dan II. Untuk tahap I meliputi jalur Sepinggan-Karang Joang- Sepaku-IKN dan tahap II jalur Karang Joang-Semboja-Sepaku-IKN.

Rencananya, akan dibangun pula sebuah stasiun IKN, empat stasiun besar, serta sembilan stasiun MRT. "Kalau dilihat, kami akan mengoptimalkan yang sudah ada. Ada bandara dan segala macam, itu kita tingkatkan. Prinsipnya beberapa fasilitas sudah ada di sana dan ada yang baru ya sesuai dengen perencanaan itu," jelasnya.

Berdasarkan perencanaan timeline atau lini masa Bappenas, pembangunan infrastruktur IKN akan mulai pada 2021.

Total anggaran pembangunan transportasi di IKN baru mencapai Rp222,42 triliun yang mencakup transportasi darat, laut, udara, perkeretaapian termasuk studi perencanaan.

Rinciannya, pembangunan transpotasi udara sebesar Rp7,35 triliun, laut sebesar Rp1,37 triliun, perkeretaapian sebesar Rp209,6 triliun, darat sebesar Rp4,07 triliun, serta studi perencanaan transportasi IKN mencapai Rp30 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api Kemenhub Ibu Kota Dipindah
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top