Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Temui Pelaku Industri Jepang, Kemenperin Kantongi Komitmen Investasi Rp40 Triliun

Setidaknya ada delapan korporasi besar asal Jepang yang melakukan one on one meeting dengan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Tokyo.
Siti Munawaroh
Siti Munawaroh - Bisnis.com 18 November 2019  |  18:51 WIB
Temui Pelaku Industri Jepang, Kemenperin Kantongi Komitmen Investasi Rp40 Triliun
Pertemuan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dengan pelaku industri Jepang di Tokyo, Senin (18/11/2019) - Kemenperin
Bagikan

Bisnis.com, TOKYO -  Menteri Perindustrian menegaskan pihaknya mengantongi komitmen investasi sebesar Rp40 triliun dari sejumlah korporasi besar di Jepang yang akan dibawa masuk ke Indonesia  hingga 2023.

Komitmen investasi tersebut untuk pengembangan kapasitas dan investasi baru dari perusahaan-perusahaan Jepang yang ditemui Menperin. Setidaknya ada delapan korporasi besar asal Jepang yang melakukan one on one meeting dengan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Imperial Hotel Tokyo.

“Insya Allah dalam kunjungan kami ke Jepang, berbagai komitmen yang sudah diberikan sampai 2023 akan ada investasi sebesar Rp40 triliun yang akan dibawa Indonesia. Ini tentu kabar baik,” kata Menperin, seusai pertemuan Senin (18/11/2019).

Menperin memaparkan Nippon Shokubai siap untuk melakukan investasi baru sebesar US$200 juta untuk pabrik baru acrylic acid berkapasitas 100.000 metrik ton. Saat ini kapasitas produksi pabrik Nippon Shokubai sebesar 140.000 metrik ton sehingga pada November 2021 naik menjadi 240.000 metrik ton.

Asahimas Group, kata Menperin, sudah memberikan komitmen untuk melakukan pengembangan industri di Cilegon dengan investasi sebesar Rp1,3 triliun. Perluasan pabrik PVC fase ke-7 ini diharapkan commissioning pada 2021.

“Toyota Group juga memberikan komitmen untuk penambahan investasi di Indonesia sebesar Rp28,3 triliun selama 5 tahun. Toyota Group ini di dalamnya ada Toyota, Daihatsu, dan Hino.”

Presdir PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono mengungkapkan bahwa dalam pertemuan dengan Menperin, Toyota Group memberikan update pencapaian ekspor yang sudah mencapai 200.000 unit pada 2018.

“Kami juga menyampaikan kembali kepada Menperin mengenai komitmen Toyota Group  Rp28,3 triliun. Total investasi ini disiapkan untuk lima tahun, 2019-2023,” kata Warih seusai mengikuti pertemuan jajaran direksi Toyota Group dengan Menperin.

Komitmen ini sebelumnya juga telah disampaikan oleh President Toyota Motor Corp. Akio Toyoda kepada Menteri Perindustrian Kabinet Kerja Airlangga Hartarto di Osaka, Jepang.

Menperin Agus Gumiwang melanjutkan Honda akan menambahkan investasi sebesar Rp 5,1 triliun di Indonesia selama tiga tahun dan diharapkan commissioning pada 2022/2023. Investasi Honda ini belum termasuk komitmen untuk pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

“Komitmen Rp5,1 triliun ini baru untuk pengembangan model-model baru dan pendalaman industri yakni lokalisasi komponen,” kata Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin Putu Juli Ardika.

Menperin menegaskan salah satu nilai positif dari rencana Honda adalah perusahaan berkomitmen menempatkan Research and Development (R&D) untuk lokalisasi industri di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi asing industri manufaktur
Editor : Galih Kurniawan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top