KABAR PASAR 7 NOVEMBER: Jokowi Minta Bunga Turun, Tawaran AS Harus Direspons Cepat

Berita mengenai penurunan suku bunga kredit dan kunjungan Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross, di antaranya, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (7/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 07 November 2019  |  08:34 WIB
KABAR PASAR 7 NOVEMBER: Jokowi Minta Bunga Turun, Tawaran AS Harus Direspons Cepat
suku bunga

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai penurunan suku bunga kredit dan kunjungan Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross, di antaranya, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (7/11/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Lagi, Jokowi Minta Bunga Turun. Presiden Joko Widodo kembali meminta perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit, menyusul kondisi suku bunga acuan Bank Indonesia yang sudah berada di level 5%. Hal itu menjadi satu dari empat poin yang disampaikan oleh Presiden Jokowi di hadapan bankir dalam acara pembukaan Indonesia Banking Expo 2019, Rabu (6/11).

Utang Pelayanan Capai Rp21,1 Triliun. Utang pelayanan kesehatan jatuh tempo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan hingga 31 Oktober 2019 diketahui mencapai Rp21,16 triliun.

Pasar Domestik Perlu Diperkuat. Penguatan pasar domestik mendesak untuk dilakukan guna mengimbangi tingginya optimisme pelaku usaha di Tanah Air dalam menghadapi tantangan ekonomi pada tahun depan.

Menguji Insting Bisnis Masayoshi Son. Masayoshi Son, pengusaha asal Jepang keturunan Korea Selatan, sekaligus pendiri Softbank Group Corp. harus menelan pil pahit. Investasi yang digelontorkan di sejumlah perusahaan mencatatkan kerugian.

Pusat Logistik Berikat Timah Sepi. Rencana peluncuran kontrak berjangka timah oleh Indonesia Commodity and Derivatives Exchange atau ICDX resmi ditunda seiring dengan sepinya perdagangan pasar fisik timah yang menggunakan pusat logistik berikat (PLB).

DKI Berharap pada Pergub BPHTB Baru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengundangkan regulasi agar Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) penjualan properti digunakan sebagai dasar pengenaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Modal Ventura Siapkan Dana Akhir Tahun. Modal ventura mulai ancang-ancang menggelontorkan dana segar kepada sejumlah startup pada akhir tahun ini. Hal itu diikuti dengan kinerja positif industri modal ventura pada kuartal III/2019.

Tawaran AS Harus Direspons Cepat. Pemerintah perlu bertindak cepat untuk menindaklanjuti tawaran dan kesepakatan kerja sama yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS), dalam kunjungan bisnis Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross.

Aparthouse Bersinar di Masa Depan. Minat konsumen terhadap rumah tapak tetap tinggi, termasuk di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. Sayangnya, dengan semakin terbatasnya lahan, harga hunian itu juga kian tinggi. Alternatifnya adalah hunian berkonsep aparthouse.

Produsen Nikel Diterpa Kerugian. Produsen nikel meminta pemerintah segera menerbitkan surat izin berlayar bagi kapal ekspor komoditas itu yang sudah dievaluasi. Pasalnya, sejak izin ekspor nikel diberhentikan sementara, produsen telah merugi hingga ratusan miliar rupiah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Suku Bunga

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top