Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aramco Umumkan IPO Untuk Diversifikasi Usaha

Aramco tidak memberikan kerangka waktu atau berapa banyak saham perusahaan yang akan dijual, tetapi sebuah sumber mengatakan kepada Reuters perusahaan minyak itu akan menawarkan 1%-2% sahamnya di bursa lokal atau senilai US$20 miliar hingga US$40 miliar.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 03 November 2019  |  18:01 WIB
Tangki minyak Aramco terlihat di fasilitas produksi di ladang minyak Saudi Aramco di Shaybah, Arab Saudi, Selasa (22/5/2018). - Reuters
Tangki minyak Aramco terlihat di fasilitas produksi di ladang minyak Saudi Aramco di Shaybah, Arab Saudi, Selasa (22/5/2018). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan minyak negara Arab Saudi, Aramco  mengumumkan penawaran saham perdana (IPO) pada hari ini dan akan mendaftar di bursa domestik dalam upaya kerajaan itu melakukan diversifikasi usaha dengan membangun perusahaan terbuka paling menguntungkan.

Aramco tidak memberikan kerangka waktu atau berapa banyak saham perusahaan yang akan dijual, tetapi sebuah sumber mengatakan kepada Reuters perusahaan minyak itu akan menawarkan 1%-2% sahamnya di bursa lokal atau senilai US$20 miliar hingga US$40 miliar.

Aramco menyatakan IPO akan dibagi menjadi dua bagian: masing-masing untuk investor institusi dan individu. Persentase saham yang akan dijual dan harga pembelian akan ditentukan setelah periode penentuan harga buku, tambahnya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Minggu (3/11/2019).

Konfirmasi penjualan saham Saudi Arabian Oil Co, atau Aramco, muncul sekitar tujuh minggu setelah pemerintah negara itu berhasil melumpuhkan serangan terhadap fasilitas minyaknya. Hal itu menggarisbawahi tekad Arab Saudi untuk melanjutkan listing tanpa peduli.

Aramco menyatakan tidak menduga serangan pada 14 September terhadap pabrik minyaknya akan berdampak material pada bisnis, operasi dan kondisi keuangannya.

Serangan itu menyasar kilang di Abqaiq dan Khura di jantung industri minyak Arab Saudi. Sedikitnya Arab Saudi kehilangan 5,7 juta barel per hari atau lebih dari 5% dari pasokan minyak global akibat serangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saudi aramco

Sumber : Reuters

Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top