Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahan Harga Gas, PGN Tanggung Risiko Selama 7 Tahun

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) mengaku sudah menanggung risiko kenaikan harga pokok produksi selama 7 tahun dan berkomitmen menjaga keberlangsungan pertumbuhan dan produksi industri.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 26 September 2019  |  09:34 WIB
Petugas memeriksa saluran pipa milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam
Petugas memeriksa saluran pipa milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) mengaku sudah menanggung risiko kenaikan harga pokok produksi selama 7 tahun dan berkomitmen menjaga keberlangsungan pertumbuhan dan produksi industri.

“[Walaupun penuh tekanan] PGN memutuskan tidak menyesuaikan harga sesuai kenaikan HPP dan tetap berkomitmen untuk bersama dengan industri,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama kepada Bisnis, Rabu (25/9/2019).

Sebelumnya, para pelaku usaha pengguna gas industri meminta PGN  tidak memaksakan kenaikan harga gas kepada pelaku industri.

Dalam kesimpulan FGD bertajuk Kepastian Implementasi Penurunan Harga Gas Bumi sesuai Peraturan Presiden No. 40/2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, para pelaku usaha memutuskan jika PGN tetap menaikan harga, maka seluruh pelaku industri sepakat untuk tidak akan membayar selisih dari harga lama terhadap kenaikannya.

Menanggapi hal tersebut, Rachmat mengaku menghargai sikap pelanggan. Menurutnya, PGN tetap akan melaksanakan ketentuan yang sudah disepakati bersama dalam perjanjian jual beli gas antara PGN dan pelanggan.

“Apabila terdapat kurang bayar dari pelanggan terhadap tagihan PGN, prosedurnya adalah berupa pengenaan denda atau penalti, pencairan jaminan pembayaran, penutupan aliran gas sampai dengan pengakhiran perjanjian,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya berharap hal tersebut tidak terjadi dan masing-masing pihak melaksanakan kewajibannya sesuai yang tertuang dalam perjanjian jual beli gas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN Harga Gas
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top