Institute Engineering Malaysia Ajak Kolaborasi Bidang Energi Terbarukan

Dalam rangka meningkatkan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, 14 perusahaan Malaysia yang tergabung dalam Institute Engineering Malaysia (IEM) berkunjung ke Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 September 2019  |  13:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -  Dalam rangka meningkatkan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, 14 perusahaan Malaysia yang tergabung dalam Institute Engineering Malaysia (IEM) berkunjung ke Indonesia.

Perusahaan – perusahaan tersebut antara lain Duriane Professionals Sdn. Bhd., VELLD Power System, IGL Services Sdn Bhd, Acuity Systems Consultant, Titan LEDway Sdn. Bhd. ,High Voltage Test Lab Sdn Bhd, Hasilwan (M) Sdn. Bhd., Wibawa Services Sdn Bhd, Cofreth (M) Sdn Bhd, Techno (M) Sdn Bhd, Prima Reka Consultant, Kee Ming Electrical Sdn Bhd, Adaptive Netpoleon Malaysia, Sdn FURUTEC Electrical Sdn Bhd.

Institute Engineering Malaysia juga berpartisipasi dalam penyelenggaraan Electrical, Power & Renewable Energy Indonesia 2019 & Conference of the Asean Federation of Engineering Organisations pada 11 – 14 September 2019 di JIEXPO Kemayoran, kemarin dengan membuka paviliun Malaysia. Upacara pembukaan pavilion Malaysia dilakukan pada hari pertama, bertepatan dengan National Day Malaysia.

Selain membuka paviliun, IEM juga berpartisipasi dalam konferensi Asean Federation of Engineering Organisations. Konferensi tersebut dihadiri oleh para insinyur dari negara – negara anggota ASEAN. Konferensi yang berlangsung selama 4 hari tersebut mengusung tema “ Sustainable Development”.

Pada kunjungan ini, IEM juga menemui Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Kadin Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mendiskusikan peluang kolaborasi dan potensi kerja sama di sektor listrik, tenaga, dan energi terbarukan. Para perusahaan juga saling menjalin komunikasi dengan Persatuan Insinyur Profesional Indonesia, dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi).

“Melalui pertemuan ini, kami berharap untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Malaysia di bidang iptek, khususnya bidang energi dan energi terbarukan”,ujar Ibu Rusiah Binti Mohamed, Director of Construction and Business Service Section MATRADE Jakarta, yang merupakan inisiator kunjungan ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
energi terbarukan

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top