Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Genjot Ekspor Mebel, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas

Presiden Jokowi mengungkapkan produk mebel Indonesia memiliki daya saing cukup bagus di tengah kondisi perang dagang antara Amerika Serikat dan China.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 10 September 2019  |  15:43 WIB
Genjot Ekspor Mebel, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas
Pekerja menyelesaikan pembuatan kursi. - ANTARA/Maulana Surya
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas untuk menggenjot ekspor mebel, produk kayu, dan rotan.

Presiden Jokowi mengungkapkan produk mebel Indonesia memiliki daya saing cukup bagus di tengah kondisi perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

"Saya ingin lebih mengkonkretkan lagi kebutuhan-kebutuhan yang ada terutama dalam rangka peningkatan ekspor mebel dan produk-produk kayu dan rotan dari negara kita, karena kita melihat ada sebuah peluang besar yang bisa kita manfaatkan dalam waktu ke depan," katanya di Istana Merdeka, Selasa (10/9/2019).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, produk mebel, kayu, dan rotan Indonesia memiliki kesempatan besar untuk mengisi pasar yang ditinggalkan oleh China setelah perang dagang.

Kementerian Perindustrian mencatat, sepanjang 2018, kontribusi industri furnitur terhadap PDB industri nonmigas sebesar 1,36%.

Di samping itu, pertumbuhan sektor industri furnitur di Indonesia memperlihatkan tren positif, di mana dari tahun ke tahun para pelaku usahanya semakin bertambah. Sepanjang 2018, nilai ekspor produk furnitur nasional kembali mengalami kenaikan hingga US$1,69 miliar atau naik 4% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ekspor mebel
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top