Produk Perikanan Indonesia Diminati Pasar Vietnam

Keempat perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran tersebut adalah Perum Perikanan Indonesia, PT Prima Pangan Madani, PT Fresh On Time Seafood, dan PT Jawa Suisan Indah.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 03 September 2019  |  06:30 WIB
Produk Perikanan Indonesia Diminati Pasar Vietnam
Pekerja membersihkan dan memotong ikan tuna untuk diekspor di tempat pengolahan UD. Nagata Tuna, Banda Aceh, Aceh, Jumat (26/1/2018). - ANTARA/Irwansyah Putra

Bisnis.com, JAKARTA — KBRI Hanoi & KJRI Ho Chi Minh City memfasilitasi 4 perusahaan Indonesia untuk mengikuti pameran produk perikanan Vietfish 2019 yang berlangsung di Saigon Exhibition and Convention Center (SECC) di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 29 - 31 Agustus 2019.

Keempat perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran tersebut adalah Perum Perikanan Indonesia, PT Prima Pangan Madani, PT Fresh On Time Seafood, dan PT Jawa Suisan Indah.

Selama 3 hari pameran, keempat perusahaan berhasil membukukan potential transaction sebesar US$24,9 juta atau senilai Rp354 miliar. Dengan capaian tersebut Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi berharap nilai ekspor produk perikanan Indonesia ke Vietnam pada 2019 bisa menembus US$120 juta.

Produk perikanan merupakan komoditas ekspor Indonesia ke Vietnam terbesar ke-12. Pada periode Januari—Juni 2019, total nilai ekspor produk perikanan Indonesia ke Vietnam mencapai US$55 juta atau naik sekitar 49% dari periode yang sama pada 2018 sebesar US$36,9 juta.

Produk unggulan dari keempat perusahaan yang ditawarkan di Paviliun Indonesia antara lain adalah kakap merah, tuna sirip biru, tongkol, cakalang, mackerel, ikan mahi-mahi, ikan kerapu, ikan kakatua, belanak merah, ikan pita, sotong, cumi-cumi, kakap merah, gurita, ikan bandeng, belut, udang vannamei, tuna kuning, bayi gurita, rajungan biru, udang tepung roti, udang goreng ebi, dan lainnya.

Di hari kedua pameran Vietfish, Ibnu mengungkapkan KBRI Hanoi bekerjasama dengan Vietnam Association of Seafood Exporters and Producers (VASEP) menyelenggarakan forum bisnis dengan tema Prospect of Indonesia-Vietnam Fishery Cooperation.

Forum bisnis yang dihadiri sekitar 80 peserta tersebut bertujuan menjajaki peluang dan memfasilitasi pertemuan serta kontak bisnis antara pelaku usaha perikanan Indonesia dan Vietnam. Pelaksanaan forum ini diharapkan dapat mendorong terjadinya transaksi bisnis.

Selain dari keempat perusahaan Indonesia, forum bisnis juga menghadirkan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, serta VASEP sebagai narasumber.

Partisipasi dalam Vietfish 2019, dan penyelenggaraan forum bisnis merupakan upaya KBRI Hanoi untuk meningkatkan total nilai perdagangan bilateral Indonesia-Vietnam untuk mencapai US$10 milyar pada 2020.

Vietfish 2019 merupakan pameran produk perikanan berskala internasional yang diselenggarakan setiap tahun. Di pelaksanaannya yang ke-21 pada 2019 ini, Vietfish diikuti oleh 15 negara antara lain Korea Selatan, Jepang, Jerman, Indonesia, Singapura, Cina serta Taiwan, dan menarik sekitar 16.000 pengunjung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perikanan, vietnam

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top