BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 2020 pada Angka 5,1-5,5 Persen

Bank Indonesia (BI) tetap memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada angka 5,1%-5,5% (yoy) pada 2020 meski situasi global masih belum menentu.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  15:16 WIB
BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 2020 pada Angka 5,1-5,5 Persen
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) berbincang dengan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti (kedua kanan), Deputi Gubernur Rosmaya Hadi (kanan), Deputi Gubernur Erwin Rijanto (kedua kiri) dan Deputi Gubernur Sugeng saat acara jumpa pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia di Jakarta,

Bisnis.com, JAKARTA–Bank Indonesia (BI) tetap memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada angka 5,1%-5,5% (yoy) pada 2020 meski situasi global masih belum menentu.

Hal ini didukung oleh permintaan domestik yang terus meningkat dan realisasi investasi yang cenderung stabil.

Per kuartal II/2019, pertumbuhan konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,17% (yoy), sedangkan pertumbuhan investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tercatat stagnan pada angka 5,01% (yoy).

Adapun pertumbuhan konsumsi pemerintah melonjak drastis dibandingkan dengan kuartal I/2019, yakni dari 5,21% (yoy) menjadi 8,23% (yoy).

"Secara spasial pertumbuhan ekonomi didukung oleh membaiknya ekonomi Sumatera, Kalimantan, dan Bali Nusa Tenggara serta stabilnya pertumbuhan ekonomi Jawa" ujar Destry, Rabu (28/8/2019).

Meski demikian, Destry menyampaikan perekonomian global 2019 yang kurang menguntungkan pada gilirannya juga mempengaruhi kinerja sektor eksternal ekonomi Indonesia.

Hal ini tampak dari kontraksi kinerja ekspor yang mencapai -1,81% (yoy) per kuartal II/2019.

BI pun memproyeksikan pertumbuhan perekonomian dunia bakal tumbuh pada angka 3,3% (yoy), menurun dari proyeksi sebelumnya pada angka 3,4% (yoy).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pertumbuhan Ekonomi

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top