Taiwan Excellence Gandeng 5 Perusahaan di AIBP

Dalam rangka mendukung tekad pemerintah Indonesia dalam merealisasikan Industri 4.0, Taiwan Excellence  menggandeng lima merek asal Taiwan, diantaranya Acer, Advantech, ICP DAS, LIPS dan Liva untuk berpartisipasi pada Konferensi Asia IoT Business Platform (AIBP) di Jakarta pada tanggal 28-29 Agustus 2019.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  13:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam rangka mendukung tekad pemerintah Indonesia dalam merealisasikan Industri 4.0, Taiwan Excellence  menggandeng lima merek asal Taiwan, diantaranya Acer, Advantech, ICP DAS, LIPS dan Liva untuk berpartisipasi pada Konferensi Asia IoT Business Platform (AIBP) di Jakarta pada tanggal 28-29 Agustus 2019.

Program ini bekerjasama dengan Indonesia dalam mewujudkan program ”Making Indonesia 4.0”!

Sebagai topik pembahasan utama dalam AIBP Indonesia tahun ini adalah niat pemerintah Indonesia dalam mempercepat program Industri 4.0 serta peluang bisnis yang potensial.

Setahun setelah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mengambil inisiatif untuk mengambil langkah “Making Indonesia 4.0”, dengan-/ didukung oleh UU pemerintah dan adanya kebijakan Super Deduction Tax dengan pemotongan pajak mencapai 300 persen pada bulan Juli tahun ini, dalam rangka mendorong industri agar dapat terlibat dalam program pelatihan dan pendidikan vokasi serta melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan inovasi. 

Sebanyak 600 orang ahli dari 15 negara diperkirakan akan menghadiri acara ini.

Kelima perusahaan yang digandeng telah diketahui sebagai perusahaan fengan reputasi besar. Pertama, Acer sebagai brand yang memiliki daya saing dalam bidang PC dunia berhasil meluncurkan “Sistem Just-in-Time”, dimana sistem tersebut dapat mengontrol informasi tentang sumber daya air, daya listrik hingga hasil pertanian dengan mudah.

Advantech sebagai pemimpin bidang komputer industri dunia berencana untuk bekerjasama dengan eksekutif dari berbagai bidang industri dengan menerapkan strategi Co-Creation, guna memperkuat sektor industri Internet of Things (IoT) dan dapat memiliki pengaruh di setiap sudut Smart City.

ICP DAS mempraktekkan cara penggunaan peralatan yang benar, melalui “Panduan Sistem Pantau WISE” dapat mengontrol pekerjaan-pekerjaan di pabrik dengan mudah dari jarak jauh, merealisasikan intelengensi pabrik; “Kamera Sensor 3D” dari LIPS yang didirikan oleh grup Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dapat digunakan untuk menghitung jumlah orang, sensor pengenalan wajah, lengan robot dan lain-lain, serta custome-made berdasarkan permintaan klien.

Mini PC LIVA Z2 yang diproduksi oleh ECS memiliki ukuran sebesar telapak tangan, memiliki spesifikasi yang lengkap, tidak menggunakan kipas, tidak bising, sehingga sangat cocok untuk digunakan di dalam pabrik.

Pemerintah Indonesia memprediksi dengan realisasi Industri 4.0 ini, pertumbuhan ekonomi negara yang semula 5% akan meningkat menjadi 6-7% serta Indonesia bisa masuk ke daftar 10 negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2030. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
taiwan

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top