Setelah Solar, Presiden Jokowi Ingin Avtur dengan Campuran Sawit

Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia bisa memproduksi avtur dengan campuran kelapa sawit sawit pascaprogram mandatori biodiesel sebagai pengganti solar mulai menunjukkan hasil.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  11:23 WIB
Setelah Solar, Presiden Jokowi Ingin Avtur dengan Campuran Sawit
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019)./JIBI - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia bisa memproduksi avtur dengan campuran kelapa sawit sawit pascaprogram mandatori biodiesel sebagai pengganti solar mulai menunjukkan hasil.

Menurutnya, Indonesia sudah mulai memproduksi avtur dan tidak melakukan impor. Namun, dia mengharapkan Indonesia bisa lebih dari sekedar memproduksi avtur dengan menggunakan kelapa sawit sebagai bahan baku produksi. 

"Kita bisa lebih dari itu, kita bisa ekspor avtur, kita juga ingin produksi avtur berbahan sawit," katanya dalam Sidang Bersama, DPD RI & DPR RI, Jumat (16/8/2019). 

Selain itu, Jokowi mengharapkan Indonesia nantinya bisa memanfaatkan bahan bakar nabati 100 persen (B100) sebagai pengganti solar. 

Jokowi mengatakan Indonesia sudah mulai dengan program mandatori biodiesel B20 dan saat ini akan mulai masuk ke penerapan B30. Menurutnya, Indonesia harus terus meningkatkan besaran bahan nabati dibanding solar dalam biodiesel. Bahkan, diharapkan Indonesia bisa memproduksi 100 persen bahan bakar nabati tanpa campuran solar.

"Kita bisa membuat B100," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Biodiesel, avtur, Jokowi

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top