Hutan Sosial di Lahan Gambut, Korporasi Akan Jadi Pendamping

Pelaku Usaha Kehutanan siap untuk menjadi pendamping para kelompok tani hutan (KTH) sosial di lahan gambut.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  09:57 WIB
Hutan Sosial di Lahan Gambut, Korporasi Akan Jadi Pendamping
Lahan gambut di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. - Antara/Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku Usaha Kehutanan siap untuk menjadi pendamping para kelompok tani hutan (KTH) sosial di lahan gambut.

Purwadi Soeprihanto, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), menilai akan diterbitkan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tentang perhutanan sosial di ekosistem gambut dapat memberikan kepastian hukum pemanfaatan lahan bagi para masyarakat.

"[Selain itu], dengan pengaturan hutan sosial di lahan gambut, kami harapkan areal-areal gambut dapat lebih terjaga dan terkelola dengan baik sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan [Karhutla]," kata Purwadi kepada Bisnis, Selasa (6/8/2019).

Dia mengatakan pihaknya akan mendorong para anggota APHI untuk bermitra dengan masyarakat atau kelompok tani hutan sosial yang mendapat izin untuk mengelola lahan gambut.

Adapu pendampingan tersebut berupa sosialisasi cara mengelola lahan gambut dengan baik sesuai dengan peraturan menteri tentang gambut yang sudah diterbitkan. Di antaranya penyiapan lahan tanpa bakar, menjaga kubah gambut, manajemen air, dan sebagainya.

Sebelumnya, Bambang Supriyanto Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) KLHK menyampaikan pihaknya siap meneken surat keputusan (SK) usulan perhutanan sosial di lahan gambut seluas 230.728,99 hektare (ha).

Adapun SK tersebut akan diberikan pascaterbitnya Permen LHK tentang Perhutanan Sosial di Ekosistem Gambut yang saat ini dalam tahap harmonisasi dan penomoran di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gambut, hutan

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top