Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Migas Berharap Perizinan Lebih Sederhana

Investor migas berharap penyelenggaraan perizinan investasi di Indonesia dibuat lebih sederhana dan berada dalam satu payung kelembagaan agar daya saing industri meningkat.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  18:18 WIB
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA — Investor migas berharap penyelenggaraan perizinan investasi di Indonesia dibuat lebih sederhana dan berada dalam satu payung kelembagaan agar daya saing industri meningkat.

Direktur Indonesia Petroleum Association (IPA) Nanang Abdul Manaf mengatakan secara garis besar, iklim investasi migas nasional sudah baik. Namun, kondisi tersebut ditingkatkan supaya daya saing Indonesia semakin kuat untuk dapat berkompetisi dengan negara lain.

“Investor besar yang mau datang bisa memilih berinvestasi di mana dan negara-negara lain juga menginginkan investasi itu. Inginnya kami berhadapan dengan aturan yang simpel dan satu payung [lembaga] saja,” katanya dalam diskusi media Memenuhi Target Energi Primer Hingga 2025 untuk mendukung penyelenggaraan IPA Convex 2019, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, saat ini masih ditemukan keberadaan kebijakan yang tumpang tindih antara pusat dan daerah. Ha tersebut bisa memecah fokus investor dalam melakukan kegiatan operasinya.

Dia menambahkan pemerintah juga harus memahami bahwa investor memiliki pilihan untuk berinvestasi di tempat yang dianggap paling menguntungkan.

“Investor tidak punya loyalitas. Jika ada pilihan di suatu wilayah secara geologis bagus, secara aturan fiskal menarik, tetapi di tempat lain ada yang lebih menarik, investor yang akhirnya memilih,”  tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi migas
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top