Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemilik Hotel Bintang 1 & 2 Ramai-Ramai Manfaatkan VHO. Apa Kelebihannya?

Segmentasi pasar VHO paling banyak diburu oleh para generasi milenial dengan puluhan juta pengguna.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  06:48 WIB
Ilustrasi aplikasi pesan hotel. - Husin Parapat
Ilustrasi aplikasi pesan hotel. - Husin Parapat

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan jaringan hotel dan virtual hotel operator berbasis teknologi seperti Airy, Reddoorz, AirBnB, dan OYO memberi solusi branding untuk para pebisnis hotel di Indonesia.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Rainer Daulay mengatakan bahwa virtual hotel operator (VHO) membantu teknologi komputerisasi untuk memudahkan pemasaran hotel konvensional bintang 1 dan 2.

"Bisnis manajemen perhotelan berbasis teknologi yang mulai masuk pasar tidak dapat dicegah, ini menjadi salah satu solusi hotel konvensional untuk tetap melakukan pemasaran yang lebih baik," tuturnya kepada Bisnis, Senin (8/5/2019).

Rainer mengatakan bahwa munculnya manajemen hotel dengan berbasis komputerisasi memberi tawaran kemudahan pemasaran hotel bintang 1 dan 2, kendati hotel bintang 3 sudah membangun sistem komputerisasi di 10 tahun terakhir.

Pasalnya, biaya peralihan dan penggunaan sistem komputerisasi membutuhkan dana yang tidak sedikit sehingga para pebisnis hotel bintang 1 dan bintang 2 akan lebih terbantu apabila bekerja sama dengan para VHO.

"Nah, oleh karena itu, hotel-hotel konvensional suka tidak suka jika mereka ingin bertahan, meraka harus invest di sistem perhotelannya atau mereka kerja sama dengan Airy, Reddoorz, OYO, yang memiliki investasi yang lebih tinggi dengan penjualan harga kamar yang terjangkau," ujarnya.

Selain itu, Rainer mengatakan bahwa adanya VHO membantu para pemain bisnis hotel ataupun investor memiliki branding serta operator yang bisa  mem-branding usaha mereka.

"Mereka perlu branding, mereka bakal pakai atau kerja sama dengan itu," ujarnya.

Meskipun demikian, Rainer menjelaskan bahwa segmentasi pasar VHO paling banyak diburu oleh para generasi milenial dengan puluhan juta pengguna. Kendati segmentasi pasar hotel konvensional lainnya tetap lebih dipilih oleh para koorporat yang mapan dengan umur tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perhotelan phri
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top