Ke Kadin, Menkeu Sri Mulyani Rayu Pengusaha Manfaatkan Insentif Pajak

Kementerian Keuangan mengajak pengusaha untuk manfaatkan superdeduction tax yang baru saja diberikan oleh Pemerintah. 
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 02 Agustus 2019  |  15:11 WIB
Ke Kadin, Menkeu Sri Mulyani Rayu Pengusaha Manfaatkan Insentif Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/5/2019). Menteri Keuangan menyatakan telah mencairkan THR sebesar Rp19 triliun atau 19 persen dari proyeksi kebutuhan dana (Rp20 triliun) yang digunakan untuk membayar THR bagi PNS, Prajurit TNI dan Polri sebesar Rp11,4 triliun dan penerima pensiun atau tunjangan sebesar Rp7,6 triliun. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Keuangan mengajak pengusaha untuk manfaatkan superdeduction tax yang baru saja diberikan oleh Pemerintah. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan hal ini sangat penting untuk mencetak tenaga kerja yang berkualitas di Indonesia dengan andil pengusaha yang turut serta dalam melaksanakan program vokasi. 

Dengan tenaga kerja yang berkualitas maka dapat meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia serta menjadi benchmark.

"Ini menjadi PR besar kalau bicara national policy apa tetap bertumpu manusianya harus baik, sistem pendidikan vokasi itu menjadi penting. Bukan masalah uang, tetapi bagaimana melaksanakannya," ujarnya dalam acara Kadin Talks di Menara Kadin, Jumat (2/8/2019).

Sri berharap superdeduction tax yang sudah diluncurkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Selain itu, peran Kadin dan Apindo dapat ikut dalam menciptakan tenaga kerja-tenaga kerja yang berkualitas dan berdaya saing. 

Para pengusaha jauh lebih tahu hal-hal apa saja yang dibutuhkan oleh dunia usaha, termasuk kriteria tenaga kerja tersebut. 

"Saya berharap Kadin, Apindo yang tahu betul what kind of skill saya berasumsi enterpreneurnya membangun sektor produksi yang bagus. Anda betul-betul melatih yang jadi benchmark," katanya.

Pihaknya tak akan segan-segan menggelontorkan anggaran untuk vokasi selama itu berhasil melahirkan tenaga kerja dengan Sumber Daya Manusia yang baik dan berdaya saing.

"Saya tidak peduli Rp1 triliun asalkan hasilkan [sumber daya manusia yang] skillful. Saya tidak peduli ini dikerjakan oleh siapa yang penting Rp1 triliun tidak sia-sia," kata Sri. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sri mulyani

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top