Scoot Borong 16 Unit Airbus A321neo Pada 2020

CEO Scoot Lee Lik Hsin mengatakan pesawat pertama A321neo yang dinamai Wings of Change akan tiba pada kuartal empat 2020.
Hendra Wibawa
Hendra Wibawa - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  16:52 WIB
Scoot Borong 16 Unit Airbus A321neo Pada 2020
Pesawat Singapore Airlines terbang melewati pesawat Scoot di Singapore Airshow, Changi Exhibition Center, Singapura pada Februari 2016. - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA -- Maskapai penerbangan bertarif rendah milik Singapore Airlines Group, Scoot, akan menambah 16 unit pesawat Airbus A321neo untuk melayani rute penerbangan kurang dari 6 jam.

CEO Scoot Lee Lik Hsin mengatakan pesawat pertama A321neo yang dinamai Wings of Change akan tiba pada kuartal empat 2020.

Menurutnya, pesawat baru tersebut akan mendukung maskapainya mencapai target pertumbuhan dua digit pada tahun finansial 2020/2021.

“Pesawat A321neo akan membuka peluang baru terhadap rencana pengembangan jaringan kami untuk tahun 2020 dan seterusnya, oleh karena itu kami menamai pesawat pertama wings of change,” katanya dalam siaran pers, Rabu (31/7/2019).

Dari 16 unit pesawat, dia menyatakan enam unit di antaranya merupakan pembaruan dari pemesanan sebelumnya dari Scoot ke Airbus untuk jenis pesawat A320neo, dan sepuluh di antaranya sewa.

Dia menegaskan pesawat A321neo, yang ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney, akan dikirim dari pabrik perakitan Airbus. Pesawat lorong tunggal (single-aisle) tersebut memiliki kapasitas 236 kursi, lebih banyak 50 kursi dari pendahulunya A320neo.

“Penumpang akan disambut oleh interior kabin yang baru dan produk-produk yang sudah mereka kenal. Kami berharap penambahan pesawat baru ke armada Soot akan membuat penumpang sama antusiasnya dengan kami.”

Dengan ujung sayap (sharklet) A321neo yang telah disempurnakan, mesin yang hemat bahan bakar, dan inovasi kabin terbaru di pesawat lorong tunggal terbesar saat ini, biaya bahan bakar diestimasikan lebih hemat 20% dibandingkan A320ceo.

Dengan pesawat A321neo, Scoot akan dapat mengoperasikan penerbangan dengan efisiensi yang tak tertandingi dan mendapat keuntungan dari kesamaan dengan produk Airbus lainnya, termasuk kesamaan dalam hal suku cadang, peralatan, perawatan mesin yang serupa, pilot, dan awak kabin.

Scoot mulai mengangkasa pada Juni 2012 dan melakukan merger dengan Tigerair Singapore pada Juli 2017, mempertahankan brand Scoot dan memosisikannya untuk babak baru pertumbuhan.

Scoot telah mengangkut lebih dari 60 juta penumpang dan kini mengoperasikan 20 pesawat berbadan lebar Boeing 787 Dreamliner dan 29 pesawat Airbus A320 yang baru dan modern, dengan tambahan dua pesawat Boeing 787 Dreamliner dan 37 pesawat Airbus A320neo dalam proses pemesanan.

Saat ini, jaringan Scoot mencakup 68 destinasi di 17 negara, dengan sembilan destinasi baru di India, Indonesia, dan Malaysia akan bergabung dengan jaringan pada semester dua 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
airbus, singapore airlines

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top