Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurang Pasokan dari ConocoPhillips, PGN Serap LNG Hasil Lelang SKK Migas

David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  18:04 WIB
Liquefied Natural Gas (LNG). - Istimewa
Liquefied Natural Gas (LNG). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) menyerap satu kargo gas alam cair atau LNG dari Bontang untuk mengisi kekurangan pasokan gas dari ConocoPhillips.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan sebenarnya pihaknya memerlukan dua kargo LNG untuk mengisi kekurangan pasokan. Satu kargo sudah dibeli terlebih dahulu dari Pertamina.

"Untuk menggantikan dari ConocoPhillips karena kemarin dari sana sempat turun. Kita sebetulnya perlu dua, satu sudah beli dari Pertamina," tuturnya, di sela-sela Gas Indonesia Summit 2019, Rabu (31/7/2019).

Sejauh ini, PGN merasa cukup menyerap dua kargo LNG hingga LNG Jatim yang beroperasi pada Oktober mendatang.

Sementara itu, PT Pertamina Gas (Pertagas) juga menyerap satu kargo LNG hasil lelang Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mengisi pasokan gas di Arun.

Direktur Utama Pertagas Wiko Wirgantoro mengatakan karena pesanan tambahan, waktu pengirimannya akan disesuaikan terlebih dahulu. "Tahun ini satu kargo untuk Arun," tuturnya.

Sebelumnya, SKK Migas memastikan delapan kargo LNG diserap pada 2019.

Setidaknya ada tiga pembeli yang memberi kepastian menyerap LNG, yakni PT PLN (Persero), PGN, dan Pertagas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN pertagas
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top