Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PDAM Tirta Dharma Bantul Mulai Berbisnis Air Minum Kemasan

PDAM Tirta Dharma Bantul resmi meluncurkan produk air minum dalam kemasan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya aparatur sipil negara di Bantul serta meningkatkan perusahaan daerah.
Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  12:24 WIB
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (Ketiga dari kiri) dan Direktur Utama PDAM Tirta Dharma, Arinto Hendro Budiantoro (ketiga dari kanan) menunjukan air munum kemasan hasil produksi PDAM Tirta Dharma Bantul, dalam acara Bantul Ekspo. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (Ketiga dari kiri) dan Direktur Utama PDAM Tirta Dharma, Arinto Hendro Budiantoro (ketiga dari kanan) menunjukan air munum kemasan hasil produksi PDAM Tirta Dharma Bantul, dalam acara Bantul Ekspo. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.

Bisnis.com, BANTUL — Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Dharma Bantul resmi meluncurkan produk air minum dalam kemasan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya aparatur sipil negara di daerah itu serta meningkatkan pendapatan asli paerah.

Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Arinto Hendro Budiantoro mengatakan bahwa terdapat lima varian air minum kemasan yang dikeluarkan untuk dijual kepada masyarakat, yaitu air minum kemasan botol 600 mililiter dan 300 mililiter serta kemasan gelas 240 mililiter dan 120 mililiter.

“Beberapa varian air minum kemasan ini sengaja kami keluarkan agar semua kalangan masyarakat bisa masuk untuk keperluan konsumsi, maupun rapat-rapat instansi satuan kerja perangkat daerah,” kata Arinto, Minggu (28/7/2019). Air minum kemasan PDAM Tirta Dharma ini secara resmi diluncurkan oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam dan Bupati Bantul Suharsono dalam acara Bantul Ekspo.

Arinto mengatakan bahwa untuk pemasaran air minum kemasan sasaran pertama adalah ASN di setiap organisasi pemerintah daerah seperti untuk kepentingan rapat-rapat, pertemuan, dan tamu luar daerah, setelah itu akan merambah ke masyarakat.

“Setelah SKPD [satuan kerja perangkat daerah] tentu nanti dijual ke masyarakat melalui melalui toko-toko kelontong,” ujar Arinto.

Untuk awal distribusi, tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 15.000 kotak untuk kemasan botol kecil dan gelas, sedangkan kemasan lainnya akan menyesuaikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdam bantul amdk

Sumber : Harianjogja.com

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top