Indonesia Dinilai Berhasil Turunkan Angka Kematian Anak

Indonesia dinilai berhasil menurunkan tingkat kematian anak dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  12:04 WIB
Indonesia Dinilai Berhasil Turunkan Angka Kematian Anak
Anak-anak bermain di wahana musim dingin Snow Storm yang dihadirkan untuk merayakan Lebaran dan musim libur sekolah 2019 oleh Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Indonesia dinilai berhasil menurunkan tingkat kematian anak dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.

Hal tersebut terungkap dalam Laporan Achieving the SDGs in Indonesia: Emerging Findings for Reaching the Goals.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan, selain penurunan tingkat kematian anak, Indonesia juga fokus untuk memenuhi Tujuan 4 SDGs yakni Pendidikan Berkualitas dengan memperluas program Satu Desa Satu PAUD serta program Kartu Indonesia Pintar yang kini sudah bermanfaat bagi lebih dari 20 juta siswa.

Adapun guna meraih Tujuan 5: Kesetaraan Gender dan Tujuan 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, Pemerintah Indonesia fokus untuk mengurangi kasus pernikahan anak dengan perubahan amandemen usia siap menikah dan menyiapkan strategi nasional pencegahan pernikahan anak.

Melalui dukungan UNICEF, Bambang mengklaim Indonesia akan melaksanakan pencapaian 139 indikator TPB/SDGs tentang kesejahteraan anak.

Termasuk mengentaskan kemiskinan anak dan menurunkan angka kekerasan terhadap anak sehingga setiap anak Indonesia bebas dari diskriminasi, penelantaran, eksploitasi, juga kekerasan.

“Pemerintah berkomitmen untuk menekan angka kekerasan terhadap anak melalui implementasi Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan terhadap Anak 2016-2020," sambungnya melalui rilis resmi, Kamis (18/7/2019).

Bambang mengklaim, program anti perundungan atau kekerasan, atau bullying di sekolah menengah pertama telah berhasil mewujudkan penurunan kekerasan antarteman sebaya sebesar 30%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bappenas, SDGs

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top