Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Langkah Strategis Dorong Ekspor UMKM

Selain menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), solusi lain untuk mengatasi defisit neraca perdagangan Indonesia saat ini adalah mendorong ekspor nonmigas dari sektor usaha UMKM. 
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  10:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Selain menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), solusi lain untuk mengatasi defisit neraca perdagangan Indonesia saat ini adalah mendorong ekspor nonmigas dari sektor usaha UMKM. 

Kepala Departemen Ekonomi Politik Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan,  visi pemerintah untuk mendorong ekspor UMKM itu masih membutuhkan tiga langkah strategis utama yang harus dilakukan pemerintah.

Pertama, pemerintah perlu menghitung biaya pengenalan pasar bagi UMKM. Kedua, terbangunnya jaringan pelaku usaha UMKM dengan pasar tujuan. Jaringan ini berfungsi untuk bisa menyesuaikan produk UMKM dengan kebutuhan negara yang menjadi pasar tujuan.

Ketiga, adalah informasi dan sosialisasi aturan perdagangan negara setempat dengan UMKM asal Indonesia.

“Masalahnya UMKM kita tidak punya kemampuan itu. Itulah peran penting pemerintah. Kalau pemerintah mau turun tangan untuk informasi regulasi, potensi pasar, maka UMKM tinggal memanfaatkan,” papar Yose.

Selain itu, Yose mengimbau agar para atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center yang membawahi bidang promosi bisa tepat sasaran dalam merumuskan pasar ekspor bagi UMKM dalam negeri.

Beberapa opsi lain adalah upaya pemerintah membuka infrastruktur pergudangan di negara tujuan untuk memangkas biaya logistik yang mesti ditanggung pelaku usaha.

“Selain itu tentu kapasitas UMKM harus diberdayakan dan ditingkatkan kapasitas produk dan kemampuan memenuhi standar internasional,” ungkap Yose.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Neraca Perdagangan ekspor umkm
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top