Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Targetkan Pengadaan Lahan Kilang Tuban Selesai November

PT Pertamina (Persero) menunggu hasil putusan Mahkamah Agung atas sengketa lahan dengan masyarakat untuk proyek Kilang Tuban.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  17:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menunggu hasil putusan Mahkamah Agung atas sengketa lahan dengan masyarakat untuk proyek Kilang Tuban.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko Pertamina Heru Setiawan mengatakan proses pengadaan lahan terus dilakukan oleh Pertamina. Induk usaha migas nasional, menargetkan pengadaan lahan masyarakat seluas 384 hektar selesai pada November tahun ini.

“Proses masih di Mahkamah Agung, putusannya semoga akhir Juni 2019 ini,” katanya, dalam paparannya kepada Komisi VI DPR RI, Kamis (27/6).

Untuk mengerjakan produk strategis nasional ini, Pertamina menggandeng Rosneft Oil Company, dalam mengerjakan Kilang Tuban sejak 2016. Kedua perusahaan itu membentuk perusahaan patungan, yaitu PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, yang akan menggarap Proyek Kilang Tuban sejak 2017 lalu.

Sebelumnya, Pertamina telah memperoleh lahan seluas 326 Ha yang merupakan lahan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Saat ini, perseroan akan melanjutkan penyiapan land clearing pada lahan dan melakukan pemasangan pagar dan pembersihan.

Sementara itu, untuk lahan sisanya, Pertamina rencananya akan membeli lahan masyarakat. Sayangnya, izin penetapan lokasi yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini, digugat melalui PTUN dan pemerintah daerah dinyatakan kalah.

Selain mengupayakan lahan milik warga, Heru mengatakan pihaknya bersiap melaksanakan pengajuan tukar menukar lahan Perum Perhutani seluas 109 Ha.

Dari sisi teknis, pengerjaan Proyek Kilang Tuban terus berlangsung. Heru mengatakan bersama mitra tengah melakukan general engineering design. Pertamina dan mitranya juga telah merampungkan sejumlah kajian, yakni market study, configuration study, dan social study.

“Pendiriannya dari sisi teknis sedang berlangsung. Kami masih menantukan license untuk tiap kilang,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top