JELAJAH LEBARAN JAWA BALI 2019: Skema One Way "Menyambung Napas" Aktivitas Jalur Arteri

Kebijakan yang diterapkan mulai ruas Tol Kalikangkung di Km 414, Jawa Tengah hingga Cikampek Utama di Km 70, Jawa Barat ini berlangsung sejak 12.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali | 08 Juni 2019 20:09 WIB
Kendaraan dari arah Jakarta melintas di Tol Cipali, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). Korlantas Polri memberlakukan kebijakan satu jalur (one way) untuk kendaraan dari Jakarta menuju arah Jawa Tengah. - ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, TEGAL - Skema satu arah atau one way di ruas tol Kalikangkung hingga Cikampek Utama mengalihkan pengguna jalan dari arah Jakarta ke jalur arteri. Kebijakan yang diterapkan mulai ruas Tol Kalikangkung di Km 414, Jawa Tengah hingga Cikampek Utama di Km 70, Jawa Barat ini berlangsung sejak 12.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Dampaknya, terjadi keramaian di jalur arteri karena penerapan kebijakan tersebut. Salah satunya, tampak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44-52108 di Tegal, Jawa Tengah, atau dikenal dengan nama SPBU Muri.

SPBU ini diketahui terkenal karena mendapat rekor MURI dengan jumlah toilet terbanyak, yakni hingga 107 pintu. Selain itu, pengguna juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas seperti kedai makan, smoking area, hingga tempat bermain anak.

Bagus Putro (52) pengguna asal Surabaya singgah di SPBU ini setelah menempuh perjalanan dari Bandung, Jawa Barat. Bagus mengaku tengah dalam perjalanan pulang liburan dan membawa serta 10 orang keluarganya.

"Lewat sini karena jalan tol kan ditutup, one way," katanya kepada Bisnis.com, Sabtu (8/6/2019).

Begitu pula dengan Asep (49) yang tengah dalam perjalanan mudik dari Bandung ke Surabaya. Dia mengeluhkan skema one way yang sedang diterapkan karena menjadikan waktu tempuh menjadi molor signifikan.

Pantauan Bisnis.com di lokasi SPBU, sebagian besar mobil yang terparkir dan singgah di SPBU ini berplat B, artinya menempuh perjalanan dari arah Jakarta.

Manajer Operasional SPBU Muri Elizabeth Ratih Dewi mengakui bahwa ada penurunan omzet sejak Tol Pejagan-Pemalang dibuka 3 tahun lalu. Rata-rata penurunan mencapai 70% per tahun.

Dia juga mengatakan, pihaknya menikmati dampak naiknya keramaian akibat skema ome way yang diberlakukan.

"Otomatis dia lewat arteri dan membeli," ujarnya.


Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top