Mudik Lebaran 2019, Konsumsi Pertamax Turbo Melonjak 70%

Tim Posko Nasional Sektor ESDM mencatat hingga H-3 Idulfitri 1440 H, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax/Akra 92 naik 35,03% dan Pertamax Turbo naik 70,99% dibandingkan dengan rata-rata normal.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  20:43 WIB
Mudik Lebaran 2019, Konsumsi Pertamax Turbo Melonjak 70%
Petugas mengarahkan mobil tangki pengangkut BBM jenis Pertamax Turbo seusai melakukan pengisian BBM di Area Kilang PT Pertamina (persero) RU III Plaju, Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (9/6). - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Tim Posko Nasional Sektor ESDM mencatat hingga H-3 Idulfitri 1440 H, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax/Akra 92 naik 35,03% dan Pertamax Turbo naik 70,99% dibandingkan dengan rata-rata normal.

"Kenaikan Pertamax Turbo lebih dari 70%. Hal ini salah satunya menunjukkan masyarakat cenderung memilih BBM dengan kualitas tinggi untuk kegiatan mudik kali ini," ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan resmi yang dirilis, Selasa (4/6/2019).

Dia menuturkan bahwa pada H-3 Idulfitri, tim posko nasional sektor ESDM melaporkan realisasi penyaluran dibandingkan dengan rata-rata normal untuk BBM jenis gasoline yakni Premium naik 23,74%, Pertalite naik 16,95%, Pertamax/Akra 92 naik 35,03%, dan Pertamax Turbo naik 70,99%.

Sementara itu, secara umum realisasi penyaluran BBM Gasoil justru mengalami penurunan sebesar 19% dengan perincian Solar/Akrasol turun 26,98%, Pertamina Dex naik 47,76%, Dexlite turun 11,12%. Selanjutnya, BBM jenis Avtur naik 22,43%, sedangkan Kerosene turun 95,77%.

Terkait dengan kondisi stok BBM Nasional, Tim Posko Nasional Sektor ESDM juga melaporkan bahwa BBM jenis Premium dengan coverage days19 hari, Pertalite 20 hari, Pertamax/Akra 92 sekitar 22 hari, Pertamax Turbo 54 hari.

Selanjutnya, BBM jenis Solar/Akrasol dengan coverage days 25 hari, Dexlite 71 hari, Pertamina Dex 41 hari, Kerosene 60 hari, dan Avtur 42 hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agung mengungkapkan bahwa sempat terjadi antrean panjang di SPBU 54.631.19 yang terletak di jalur Madiun—Ponorogo.

Namun, kondisinya  berangsur normal setelah pengiriman pada Minggu ke SPBU Premium 8 KL dan Pertalite 16 KL, yang tiba di SPBU pada pukul 10.00 WIB dengan jarak depot 10 Km. 

Kondisi pasokan LPG dan BBG juga dilaporkan dalam kondisi aman. Stok LPG 358.459 MT, realisasi 25.566 MT dengan coverage days16 hari. Selanjutnya, stok BBG 184.500 M3 dengan realisasi 30.291 M3 yang tersebar dalam 16 SPBG di seluruh Indonesia.

Untuk Jargas, Agung menyatakan statusnya juga aman dengan realisasi 377.954 M3 yang tersebar dalam 18 penyaluran Jargas di seluruh Indonesia.

“Guna mengamankan pasokan, Pertamina yang berkoordinasi dengan Pemda setempat menggelar Operasi Pasar LPG Subsidi di 43 titik di Sambas Kalimantan Barat,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konsumsi bbm, pertamax, Mudik Lebaran

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top