Pertamina Tingkatkan Pengamanan Sarfas Saat Malam Takbiran

Pertamina memperketat pengamanan sarana dan fasilitas yang ada jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  15:57 WIB
Pertamina Tingkatkan Pengamanan Sarfas Saat Malam Takbiran
Logo Pertamina - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Pertamina memperketat pengamanan sarana dan fasilitas yang ada jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Pengamanan diutamakan pada malam takbiran (H-1) yang memungkinkan adanya kegiatan menyalakan kembang api atau petasan di sekitar area sarfas Pertamina, baik itu kilang Refinery Unit V Balikpapan, Terminal Bahan Bakar Minyak, Depot LPG, dan sarfas lainnya.

Kegiatan pengamanan area sarfas pada malam takbiran dimulai pada pukul 20.00 WITA sampai dengan 24.00 WITA atau hingga situasi di lapangan dinyatakan kondusif dan aman.

Region Manger Communication & CSR Kalimantan, Heppy Wulansari menyatakan pengamanan ini juga guna mencegah adanya percikan yang dapat menimbulkan kebakaran. Kewaspadaan juga tidak hanya berpusat pada kembang api atau petasan tetapi juga kegiatan melakukan pawai atau takbir keliling melewati sepanjang jalan atau area dari sarfas yang ada.

“Kesiagaan dalam pengamanan ini memang rutin dilakukan karena sarfas Pertamina adalah objek vital nasional dan menjadi perhatian serius dalam menjaga keamanan lingkungan tidak hanya bagi Pertamina, tetapi bagi masyarakat yang tinggal dekat dengan area kerja kami,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi yang dirilis Pertamina, Selasa (4/6/2019).

Heppy menuturkan upaya peningkatan pengamanan operasional dan area sarfas juga dilakukan dengan beberapa hal seperti penambahan petugas pengamanan di beberapa pos yang berdekatan dengan lingkungan masyarakat, baik yang berasal dari petugas security internal Pertamina maupun Bawah Kendali Operasi (BKO) dari TNI dan Polri.

“Petugas pengamanan melakukan patroli darat di sepanjang jalur area sarfas yang berpotensi dijadikan tempat bermain petasan atau menyalakan kembang api,” jelasnya.

Untuk pengamanan Kilang RU V, selain patroli darat, patroli laut juga dilakukan menggunakan speed boat di sepanjang pesisir pantai di belang kilang RU V mulai dari area Jetty-1 sampai dengan area dumping.

“Kami sangat menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan di area dekat sarfas Pertamina, karena potensi bahaya sangat tinggi. Kami percaya bahwa masyarakat sudah cukup bijak dalam hal ini,” ucapnya.

Heppy mengungkapkan imbauan kepada masyarakat juga disosialisasikan melalui media spanduk di beberapa titik strategis di area sarfas untuk tidak melakukan kegiatan menyalakan kembang api dan atau petasan.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat dan instansi terkait lainnya untuk menghimbau agar tidak menyalakan lampu suar ke arah sarfas Pertamina dalam hal ini, RU V Balikpapan pada malam takbir Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Selain itu, Manajemen RU V juga melaksanakan kegiatan on duty untuk membantu pengawasan kegiatan pengamanan area kilang yang dilaksanakan oleh petugas keamanan serta jajarannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina

Editor : Tegar Arief

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup