JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Kendaraan Tinggalkan Jakarta ke Arah Timur Naik 88,13 Persen

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatatkan sebanyak 515.653 kendaraan yang menuju arah Timur atau sebesar 56 persen dari total kendaraan yang meninggalkan Jakarta sejak H-7 sampai H-3 Lebaran 2019.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  21:39 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Kendaraan Tinggalkan Jakarta ke Arah Timur Naik 88,13 Persen
Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. - Antara

Bisnis.com, JEMBRANA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatatkan sebanyak 515.653 kendaraan yang menuju arah Timur atau sebesar 56% dari total kendaraan yang meninggalkan Jakarta sejak H-7 sampai H-3 Lebaran 2019.

Jumlah ini naik sebesar 88,13% dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal 274.087 kendaraan. Lalin mudik arah timur ini merupakan kontribusi lalin mudik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Berikut rincian distribusi lalin ke arah Timur:
– GT Cikampek Utama, dengan jumlah 362.363 kendaraan, naik sebesar 213,02% dari LHR normal 115.765 kendaraan
– GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 153.290 kendaraan, turun sebesar 3,18% dari LHR normal 158.332 kendaraan

Total jumlah kendaraan ke arah Timur baru memenuhi realisasi 71% dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik sebesar 724.889 kendaraan sejak H-7 s.d H-1 Lebaran 2019.

"Terdapat sekitar 209.236 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik menuju arah Timur," swpwrti dikutip dari keterangan resmi Jasa Marga.

Secara total, Jasa Marga mencatat sebanyak 926.852 kendaraan meninggalkan Jakarta sejak H-7 hingga H-3 Lebaran 2019 atau pada hari Rabu – Minggu (29/5 – 2/6) kemarin. Angka ini naik sebesar 34% dari LHR normal sebesar 689.712 kendaraan.

Jumlah lalu lintas untuk lima hari ini telah memenuhi 71% dari prediksi volume lalu lintas yang akan meninggalkan Jakarta menuju ketiga arah, Timur, Barat, dan Selatan sejak H-7 s.d. H-1 Lebaran 2019, sehingga terdapat sisa 29% atau sebanyak 369 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik.

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah lainnya, yaitu 27% ke arah Barat dan 17% ke arah Selatan.

Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang selama lima hari (H-7 sampai H-3 Lebaran 2019) sebesar 250.019 kendaraan, turun sebesar 3,87% dari LHR normal 260.087 kendaraan.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan/Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi selama lima hari (H-7 sampai H-3 Lebaran 2019) adalah sebesar 161.180 kendaraan, naik sebesar 3,63% kendaraan dari LHR normal 155.538 kendaraan.

(Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top