Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada Tekanan Global, KSSK Komitmen Jaga Sektor Keuangan

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan untuk terus menjaga stabilitas keuangan di tengah tekanan dari gobal.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  13:05 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) bertumpu tangan dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (dari kiri), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, usai memberikan penjelasan mengenai hasil rapat berkala KSSK, di Jakarta, Selasa (23/4/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) bertumpu tangan dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (dari kiri), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, usai memberikan penjelasan mengenai hasil rapat berkala KSSK, di Jakarta, Selasa (23/4/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan untuk terus menjaga stabilitas keuangan di tengah tekanan dari gobal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, KSSK mengamati berbagai perkembangan global mulai perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, kejadian di Timur Tengah, dan ekonomi AS, termasuk arah kebijakan The Fed.

"Setelah kami melihat perkembangan global dan dalam negeri, kami berkomitmen untuk menjaga terus sektor keuangan tanpa kompromi," kata dia di sela rapat KSSK, Kamis (23/5/2019).

Dia mengatakan, saat ini tekanan global memang cukup kuat. Terutama yang berasal dari perang dagang antara AS-China.

Belum lagi tantangan perlambatan ekonomi global, serta dampak ke harga komoditas, baik yang berhubungan dengan AS dan Iran maupun sentimen harga minyak.

"Sentimen AS-China kemungkinan akan memperlemah ekopnomi global dan tentu akan berimbas pada komoditas lainnya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi global sri mulyani kssk perang dagang AS vs China
Editor : Tegar Arief
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top