OYO Siap Hadapi Lonjakan Pengunjung Saat Lebaran

Mengantisipasi potensi tren kenaikan pemesanan kamar menjelang Libur Lebaran 2019, OYO Hotels & Homes, perusahaan jaringan hotel, rumah, dan ruang tinggal terbesar ke-6 di dunia dengan pertumbuhan tercepat, meluncurkan program Ramadan bertajuk #OYOsilaturahmi. 
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 Mei 2019  |  01:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Mengantisipasi potensi tren kenaikan pemesanan kamar menjelang Libur Lebaran 2019, OYO Hotels & Homes, perusahaan jaringan hotel, rumah, dan ruang tinggal terbesar ke-6 di dunia dengan pertumbuhan tercepat, meluncurkan program Ramadan bertajuk #OYOsilaturahmi. 

Melalui program ini, pengguna aplikasi OYO dapat ikut berpartisipasi dalam ‘Berburu Hotel OYO’, dimana pengguna yang beruntung berkesempatan untuk menginap di salah satu hotel OYO hanya dengan harga Rp1.000. Dalam kesempatan ini, OYO juga berbagi berkah bulan Ramadan dalam bentuk OYO Points senilai Rp100.000, baik untuk pengguna yang sudah memiliki aplikasi OYO ataupun yang baru men-download.

Melalui program #OYOsilaturahmi, OYO bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa menikmati sekaligus berbagi pengalaman menginap yang menyenangkan, terutama saat melakukan perjalanan mudik dan saat bersilaturahmi mengunjungi sanak saudara.

Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia Rishabh Gupta menyatakan bahwa mudik menjelang Idulfitri telah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Banyak diantara para pemudik yang lantas memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara sekaligus berlibur. 

"OYO melihat itu sebagai sebuah kesempatan bagi kami untuk turut memberikan ragam pilihan pengalaman menginap yang berkualitas dan terstandarisasi dengan harga yang terjangkau. Khususnya melalui program #OYOsilaturahmi, kami berharap dapat menghadirkan liburan Idul Fitri yang lebih menyenangkan dan berkesan bagi pelanggan OYO," ungkapnya dikutip dalam keterangan resmi, Jumat (17/5/2019).

Tahun ini, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Refdi Andri memprediksi terjadi kenaikan jumlah pemudik sekitar 20-30% pada periode Libur Lebaran dibandingkan dengan tahun lalu. Angka ini dapat turut mempengaruhi tren bisnis dan sektor pariwisata, khususnya industri perhotelan menjelang Libur Lebaran.

“Setelah menyaksikan tren pemesanan yang memuaskan pada kuartal pertama, kami sangat yakin akan melihat kenaikan pemesanan yang signifikan selama liburan Idul Fitri. Tim kami telah bekerja siang dan malam untuk memastikan pelanggan kami mendapatkan pengalaman menginap terbaik dengan OYO selama liburan Idul Fitri,” tambah Rishabh.

Lebih lanjut, Indeks Pemesanan Perjalanan dari OYO Hotels, memperlihatkan bagaimana perilaku masyarakat Indonesia dalam merencanakan perjalanan mereka dalam kuartal I/2019, atau sekitar dua bulan sebelum Ramadan. Index tersebut memperlihatkan bahwa OYO dipesan setiap 7,24 detik, dan pemesanan melalui aplikasi melampaui pemesanan melalui desktop sebanyak 354,26 kali lipat.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel, Mudik Lebaran, lebaran

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top