Industri e- Commerce Kian Ketat, Tokopedia Masih Juara

Platform belanja online berlomba memberikan berbagai promo menarik serta inovasi yang memanjakan penggunanya di Indonesia.
Kahfi | 12 Mei 2019 20:35 WIB

Bisnis.com, MALANG- Persaingan industri perdagangan elektronik nasional yang dikenal sebagai dagang-el atau e-commerce semakin kompetitif. Masing-masing platform belanja online berlomba memberikan berbagai promo menarik serta inovasi yang memanjakan penggunanya di Indonesia.

Berdasarkan data iPrice, selama  kuartal pertama tahun ini, lapak jualan daring lokal masih jadi raja di Tanah Air. iPrice, situs perbandingan harga produk-produk di online marketplace, memperlihatkan bahwa lapak belanja daring lokal masih mendapat posisi teratas.

Posisi puncak industri tersebut masih dipegang Tokopedia. Lapak belanja daring Tokopedia masih memiliki jumlah pengunjung aktif bulanan tertinggi, disusul dua pesaing terbesarnya Shopee dan Bukalapak, masing-masing di posisi ke-2 dan ke-3.

Hal yang tidak kalah menarik, di Asia Tenggara Tokopedia adalah satu-satunya aplikasi mobile e-commerce yang paling aktif digunakan di negara asalnya.

Sebagai gambaran, Shopee berada di posisi ke-2 di negara asalnya Singapura, sementara di Tiki.vn berada di posisi ke-3 di negara asalnya, Vietnam.

Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 269 juta jiwa dan tingginya adopsi telepon pintar, Indonesia memang menjadi pangsa pasar terbesar di Asia Tenggara bagi pemain e-commerce.

Lebih lanjut, laporan State of Internet Q1 2017 dari Akamai menyatakan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan adopsi digital tertinggi di dunia, mengalahkan India dan China.

Hal itu menjadi peluang besar bagi pemimpin pasar di Indonesia untuk turut memiliki posisi strategis di industri e-commerce dalam skala regional.

Tahun lalu, Tokopedia menjadi platform e-commerce paling banyak dikunjungi ketiga di Asia Tenggara meskipun hanya tersedia di satu negara, dengan rata-rata 125 juta pengunjung pada tahun 2018. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce, tokopedia

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup