Konsumsi BBM Diprediksi Naik 15 persen pada Ramadan & Lebaran 2019

PT Pertamina (Persero) memproyeksikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin selama Ramadan dan Idulfitri 2019 mengalami kenaikan hingga 15% dari rata-rata normal tahun sebelumnya.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 29 April 2019  |  12:02 WIB
Konsumsi BBM Diprediksi Naik 15 persen pada Ramadan & Lebaran 2019
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke truk tangki di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/12/2018). - ANTARA/Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) memproyeksikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin selama Ramadan dan Idul fitri 2019 mengalami kenaikan hingga 15% dari rata-rata normal tahun sebelumnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan Pertamina sudah mempersiapkan segala hal terkait pasokan BBM dan LPG selama masa Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2019.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pertamina siap melayani kebutuhan energi bagi masyarakat pada momentum nasional seperti Ramadan dan Idulfitri 2019," katanya, Senin (29/4/2019).

Selama Satgas Rafi 2019, Pertamina menjaga stok Premium selama 21 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 22 hari, Turbo 58 hari, Solar 26 hari, Dexlite 27 hari, Dex 35 hari, Avtur 48 hari, LPG 16 hari, dan minyak tanah 69 hari.

“Kami telah memproyeksikan besaran konsumsi BBM pada masa puncak, baik saat arus mudik maupun arus balik,”ujarnya.

Dia menambahkan sejumlah sarana BBM telah disiapkan pada masa Satgas, seperti mobil dispenser 26 unit, motor kemasan 200 unit, kiosk Pertamax 67 titik, dan buffer tank BBM 115 unit.

Tahun ini, Pertamina akan lebih memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya bensin di jalur mudik tol menyusul mulai beroperasinya sejumlah tol.

Konsumsi BBM di jalur tol wilayah Jateng dan DIY pada Rafi 2019 diperkirakan mengalami lonjakan tertinggi hingga 300% dibandingkan dengan tahun lalu, disusul Jatim 140%, dan baru kemudian DKI Jakarta dan Jabar 100%.

"Dengan tuntasnya jalur tol di wilayah Jateng dan Jatim, maka diproyeksikan konsumsi BBM juga meningkat di sepanjang tol baru," ujarnya.

Pertamina juga menyiagakan sebanyak 43 SPBU di sepanjang jalan tol di Jawa dengan rincian 31 unit di Jakarta dan Jabar, 8 unit di Jateng dan DIY, serta 5 unit di Jatim.

Sementara itu, untuk LPG, konsumsi saat masa puncak Lebaran diperkirakan naik 15% dari rata-rata normal, sedang rata-rata selama Satgas sebesar 7% dari kondisi normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga BBM, BBM, Ramadan

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top