Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sofyan Basir Tersangka, PLN Diminta tetap Optimalkan Layanan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) angkat bicara penetapan Direktur Utama PLN Sofyan Basir sebagai tersangka oleh KPK.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 23 April 2019  |  20:18 WIB
Sofyan Basir Tersangka, PLN Diminta tetap Optimalkan Layanan
Sofyan Basir. - Bisnis/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) angkat bicara penetapan Direktur Utama PLN Sofyan Basir sebagai tersangka oleh KPK.

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan Kementerian BUMN meminta manajemen PLN untuk tetap melaksanakan dan memastikan operasional perusahaan berjalan dengan baik. Terutama, dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Menurutnya, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang dihadapi oleh Sofyan Basir sebagaimana yang disampaikan oleh KPK ke Media Selasa (23/4/2019).

Dalam pelaksanaannya, Kementerian BUMN terus meminta agar semua kegiatan BUMN terus berpedoman pada tata kelola Perusahaan yang baik dan terus mendukung upaya-upaya pemberian informasi yang benar dan berimbang sebagai wujud oganisasi yang menghormati hukum.

“Kementerian BUMN menghormati azas praduga tak berasalah, dan bersama PT PLN (persero) siap bekerjasama dengan KPK dalam menangani kasus ini,” katanya melalui rilisnya, Selasa (23/4/2019).

Sofyan Basir ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus suap pembangunan proyek PLTU Riau-1 pada Selasa (23/4/2019). Penetapan tersangka ini dilakukan setelah melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi proyek PLTU Riau-1.

PLTU Riau-1 memiliki kapasitas 2 x 300 MW dengan Letter of Intent (LoI) yang telah ditandatangani pada pertengahan Januari 2018.  PLTU Riau-1 ditarget beroperasi komrsial pada 2024.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah KPK melakukan Pengembangan kasus. Sebelumnya, KPK menetapkan dua tersangka yakni Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih dan Pengusaha Johannes B Kotjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sofyan basir PLTU Riau
Editor : Sutarno

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top