Blue Bird Menargetkan Pengoperasian 200 Mobil Listrik Hingga 2020

PT Blue Bird Tbk. (BIRD) menargetkan pengoperasian mobil listrik mencapai 200 unit hingga 2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 April 2019  |  18:11 WIB
Blue Bird Menargetkan Pengoperasian 200 Mobil Listrik Hingga 2020
Ilustsrasi - Taksi Blue Bird - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Blue Bird Tbk. (BIRD) menargetkan pengoperasian mobil listrik mencapai 200 unit hingga 2020 dan menargetkan penghematan konsumsi BBM mencapai 1,89 juta liter.


Direktur PT Blue Bird Tbk. Adrianto Djokosoetono mengungkapkan, selain dukungan dalam bidang pelestarian lingkungan, pengoperasian mobil bertenaga listrik ini juga memberikan nilai tambah dalam kaitan dengan program ketahanan dan bauran energi nasional, program pengurangan penggunaan dan subsidi BBM, serta program pengurangan emisi gas buang yang dilaksanakan pemerintah.


"Kita perlu keberlanjutan, upaya kami menjadi katalis pelaku transportasi lainnya di Indonesia, karena jumlah kendaraan terbesar taksi kami terbesar dengan total sekitar 36.000, sehingga kami menjadi katalis untuk kendaraan listrik jadi economic of scale [skala ekonomi]. Kami yakini bisa menjadi katalis transportasi yang ramah lingkungan baik komersial maupun pribadi," ungkapnya saat peluncuran Taxi Tenaga Listrik di Kantor Blue Bird, Jakarta, Senin (22/4/2019).


Adrianto menjelaskan, dengan rencana pengoperasian sebanyak 200 mobil Iistrik hingga 2020, Bluebird akan menghilangkan 434,095 kg emisi C02 atau konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter.


"Target penambahan 2.000 unit mobil listrik pada periode 2020--2025 akan menghilangkan 21.704.760 kg emisi C02 atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 liter," ungkapnya.


Dia juga belum dapat memastikan besaran ekspansi perusahaannya ke depan karena masih harus melihat hasil penelitian dari 30 unit mobil listrik yang sudah digunakan tersebut. Terdiri atas 25 unit BYD e6 A/T pabrikan China dan 4 unit Tesla Model X 75D AIT pabrikan Inggris yang akan sedia melayani masyarakat Indonesia mulai Mei 2019. 


Blue Bird berdiri sejak 2001 dan menjadi perusahaan terbuka di bidang transportasi penumpang dan jasa pengangkutan darat yang memiliki 15 anak perusahaan dan tersebar di 18 lokasi di Indonesia.

Lokasi-lokasi itu adalah Jadetabek. Cilegon, Medan. Manado, Bandung, Palembang, Padang, Pangkalpinang, Batam, Bali, Lombok, Semarang, Surabaya. Pekanbaru, Makassar, Balikpapan, Solo dan Yogyakarta. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Blue Bird, angkutan umum

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup