Bendungan Gondang Segera Pasok Irigasi di Karanganyar dan Sragen

Pembangunan Bendungan Gondang di Jawa Tengah bakal segera rampung dan bisa memasok air untuk kebutuhan irigasi lahan seluas 4.680 hektare di Karanganyar dan Sragen.
Rivki Maulana | 22 April 2019 06:46 WIB
Bendungan Gondang, Jawa Tengah - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat melansir pembangunan Bendungan Gondang di Jawa Tengah bakal segera rampung. Bendungan ini bakal memasok air untuk kebutuhan irigasi lahan seluas 4.680 hektare di Karanganyar dan Sragen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran Bendungan Gondang akan membuat lahan pertanian di dua kabupaten mendapat jaminanan pasokan air untuk irigasi. Sebelumnya, banyak lahan pertanian hanya mengandalkan air tadah hujan.

“Saat ini dari 7,3 juta hektar lahan irigasi, hanya 11% yang mendapatkan jaminan air dari bendungan akan menjadi 19%-20% dengan selesainya 65 bendungan,” ujarnya dalam siaran pers, pekan ini.

Bendungan Gondang dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Bendungan ini  memiliki kapasitas tampung 9,15 juta meter kubik dan luas genangan 43,86 hektare. Air dari bendungan ini bisa memasok kebutuhan irigasi lahan seluas 4.680 hektare di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen.

Selain irigasi, Bendungan Gondang juga bisa dimanfaatkan untuk sumber air baku dengan total kapasitas 200 liter per detik. Manfaat lainnya yaitu dari semula 503 m3/detik turun menjadi 462 m3/detik, konservasi air (ground water recharge), destinasi wisata, dan kawasan konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Garuda. 

Bendungan Gondang dibangun sejak 2014 dengan biaya Rp657 miliar. Progres konstruksi saat ini telah mencapai 91% dan diharapkan bisa rampung pada pertengahan 2019.

Kontraktor Waskita Karya masih menyelesaikan pekerjaan yang tersisa, mencekup tower intake, landscaping, dan mekanikal elektrikal. Selain itu juga tengah dilakukan proses sertifikasi dari Komisi Keamanan Bendungan untuk penggenangan (impounding).

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bendungan

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup