Aptrindo : Program Tol Laut Butuh Perbaikan Proses Pemindahan Kargo

Aptrindo menilai program tol laut membutuhkan perbaikan dooring atau proses pemindahan kargo dari kontainer.
Sri Mas Sari | 15 April 2019 11:43 WIB
ilustrasi - Sebuah truk peti kemas melakukan pemindahan kargo (dooring) dari kapal kontainer. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menilai program tol laut membutuhkan perbaikan dooring atau proses pemindahan kargo dari kontainer.


Wakil Ketua Umum Aptrindo Kyatmaja Lookman melihat tantangan program yang sudah berjalan 4 tahun ini justru bagaimana meneruskan barang dari pelabuhan tujuan di kawasan timur ke pedalaman. 


"Butuh infrastruktur tambahan. Semen sampai pesisir Papua murah, tetapi sampai ke pegunungan harus diangkut lagi pakai pesawat dan mahal," katanya dalam bedah buku berjudul Memadu Tol Darat dan Laut, Menggugah Keadilan Distributif dan Komutatif, Jumat (12/4/2019).


Kondisi inilah, lanjut dia, yang membuat biaya angkut murah, tetapi biaya logistik mahal. Tantangan lainnya, dia menambahkan bahwa muatan tidak standar, misalnya berangkat menggunakan kontainer, tetapi muatan baliknya kayu gelondongan.

Menurut Kyatmaja, perlu sinergi sarana angkut dalam program tol laut, "Kalau ada kayu gelondongan di sana, mestinya di sana dibuat produk olahan. Jangan cuma komoditas. Jadi, perlu penyesuaian pola usaha dan sarana angkut," ujarnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kontainer, Tol Laut, Aptrindo

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup