Akses Air Bersih, Menteri PPN Bambang Brodjonegoro : Pemerintah Butuh Investasi Rp100 Triliun

Untuk membangun akses air bersih dibutuhkan investasi di atas Rp100 triliun. Investasi tersebut mencakup pengelolaan akses di hulu hingga penyaluran ke rumah tangga.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 08 April 2019  |  15:09 WIB
Akses Air Bersih, Menteri PPN Bambang Brodjonegoro : Pemerintah Butuh Investasi Rp100 Triliun
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro. - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menargetkan membuat 10 juta sambungan air bersih ke rumah tangga dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019—2024.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa untuk membangun akses air bersih itu dibutuhkan investasi di atas Rp100 triliun. Investasi ini mencakup pengelolaan akses di hulu hingga penyaluran ke rumah tangga.

“Rapat yang dipimpin Wakil Presiden [Jusuf Kalla] baru saja membicarakan mengenai fokus pada ketahanan air. Kami melihat bahwa pada tahun 2018 lalu akses air bersih atau air minum layak itu baru sekitar 68%, dan yang melalui pipa bahkan hanya 20%,” ujarnya di Istana Wakil Presidne, Senin (8/4/2019).

Oleh karena itu, untuk memperbaiki kualitas infrastruktur dasar sekaligus kualitas dari kesejahteraan masyarakat yaitu penyedian air bersih, pemerintah membahas mengenai rencana pembangunan 10 juta sambungan rumah tangga air bersih, dalam periode 5 tahun ke depan.

Bambang menyebutkan besarnya investasi air baku ini karena harus dilakukan pembenahan secara menyeluruh. Bahkan pemerintah, kata dia, menargetkan dalam 10 tahun ke depan 100% masyarakat telah dapat mengakses air bersih.

“Saat ini kami sudah fokus pada air bersih ini. Salah satu program yang kami fokuskan untuk air baku misalnya pembangunan bendungan yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Kemudian penanganan Sungai Citarum melalui Proyek Citarum Harum, itu juga untuk memperbaiki
kualitas air baku,” katanya.

Bambang menyebutkan pemerintah juga tengah membenahi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Beberapa sistem yang tengah diperbaiki seperti SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung, SPAM Semarang, hingga SPAM di Pekanbaru yang juga telah bekerja sama dengan swasta.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
spam, air bersih, bambang brodjonegoro

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top