Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ethiopia Siap Rilis Laporan Awal Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines

Pemerintah Ethiopia akan merilis laporan awal tentang penyebab jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines bulan lalu.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 01 April 2019  |  17:40 WIB
Ethiopia Siap Rilis Laporan Awal Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines
Keluarga para korban berdiri di dekat peti-peti jenazah dalam upacara pemakaman para korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines ET 302. Upacara berlangsung di gereja Ortodoks Tritunggal Mahakudus di Addis Ababa, Ethiopia, (17/3/2019). - Bisnis/Antara/REUTERS/Tiksa Negeri
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Ethiopia akan merilis laporan awal tentang penyebab jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines bulan lalu.

Kepada Reuters, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ethiopia Nebiyat Getachew, mengatakan laporan tersebut akan dirilis oleh Kementerian Transportasi pada hari ini, Senin (1/4/2019) waktu setempat. Meski demikian, tidak diterangkan waktu spesifik rilisnya.

Pesawat Boeing 737 Max 8 nomor penerbangan ET 302 yang dioperasikan Ethiopian Airlines di Ethiopia jatuh pada 10 Maret 2019. Seluruh 157 penumpang beserta awaknya tewas dalam tragedi ini.

Pesawat tujuan Nairobi itu terhempas ke daratan, hanya sekitar enam menit setelah lepas landas dari bandara di Addis Ababa, Ethiopia.

Kecelakaan tersebut terjadi hanya berselang sekitar lima bulan setelah pesawat Lion Air dengan tipe sama jatuh di perairan Laut Jawa, Indonesia, pada 29 Oktober 2018.

Seperti halnya ET 302, pesawat Lion Air JT 610 jatuh tak lama setelah lepas landas dan menewaskan seluruh penumpang berikut awak pesawat di dalamnya.

Dua tragedi itu serta merta mendorong pemerintahan di penjuru dunia melarang beroperasinya (grounding) pesawat jenis ini.

Pengawasan pihak otoritas terhadap produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat (AS), pun menjadi semakin intensif.

Dua kecelakaan itu telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah Boeing dan regulator penerbangan Amerika, Federal Aviation Administration (FAA), memberi pelatihan yang cukup kepada pilot tentang bagaimana menangani fitur-fitur baru Max 8.

Fitur keamanan dalam perangkat lunak 737 Max 8 dituding turut bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines pada Maret, sekitar 5 bulan setelah Lion Air mengalami kecelakaan serupa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan pesawat ethiopian airlines
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top