Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hadapi Tingginya Tarif Kargo, JNE : Asperindo Siapkan Pesawat Mandiri

Hadapi tarif kargo udara yang tinggi, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) akan menyiapkan pesawat freighter kargo mandiri.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 28 Maret 2019  |  18:08 WIB
Ilustrasi - Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Ilustrasi - Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Hadapi tarif kargo udara yang tinggi, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) akan menyiapkan pesawat freighter kargo mandiri.


Vice President of Marketing JNE Eri Palgunadi menuturkan, pihaknya turut serta dalam pembahasan Asperindo yang berencana menyewa atau charter pesawat freighter mandiri akibat dari tingginya tarif kargo.

"Salah satu tantangan yang terjadi adalah penyesuaian tarif yang dilakukan oleh pihak penyedia moda transportasi mengingat perusahaan jasa pengiriman seperti JNE memerlukan fasilitas yang disediakan untuk mendistribusikan seluruh paket pelanggan," katanya kepada Bisnis, Kamis (28/3/2019).


Dia menjelaskan, JNE yang tergabung dalam Asperindo bersama anggota lainnya juga terus mencari solusi terhadap tantangan ini, salah satunya menyiapkan freighter yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh perusahaan sejenis.


Sebelumnya, Asperindo tengah melakukan pembicaraan dengan tiga maskapai kargo udara guna menjajaki kemungkinan tersebut. Ketiga maskapai itu yakni MyIndo Airlines, Trigana Air dan ThreeMG.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kargo udara jne asperindo
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top