Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Lebih Awal, Ditjen Pajak Kirim Surat Cinta

Kementerian Keuangan mengimbau Wajib Pajak menyampaikan SPT sebelum 16 Maret 2019, lebih awal dari batas akhir penyampaian yakni 31 Maret 2019.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 04 Maret 2019  |  10:37 WIB
Petugas melayani wajib pajak dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi (OP) tahun 2016 di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/4/2017). - Antara/Moch Asim
Petugas melayani wajib pajak dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi (OP) tahun 2016 di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/4/2017). - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA -- Target kepatuhan formal yang cukup ambisius memaksa otoritas pajak melakukan sejumlah terobosan untuk merealisasikannya.

Selain mengimbau para Wajib Pajak (WP) lewat berbagai media, baik media sosial maupun konvensional, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga mengirimkan surat elektronik (surel) ke seluruh WP yang terdaftar.
 
Dalam kiriman surel tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan meminta seluruh WP untuk menyampaikan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2018 sebelum 16 Maret 2019. 
 
"Kami akan membantu Anda menyampaikan SPT lebih awal dengan mengirimkan pesan pengingat melalui email sebelum 16 Maret 2019," ujarnya dalam surel yang dikutip Bisnis, Senin (4/3/2019).
 
Robert menegaskan perencanaan yang baik dalam mempersiapkan SPT akan membuat penyampaiannya menjadi lebih mudah. Apalagi, saat ini, semakin banyak masyarakat Indonesia yang telah patuh menyampaikan SPT.
 
Keuntungan lain saat WP menyampaikan SPT lebih awal adalah dapat terhindar dari empat masalah. Pertama, penolakan karena menyampaikan SPT secara tidak lengkap akibat tergesa-gesa.
 
Kedua, pelambatan laman situs web untuk penyampaian e-filing. Ketiga, antrean panjang untuk penyampaian secara manual.

Keempat, pengenaan denda jika melewati batas waktu penyampaian, yakni 31 Maret.
 
"Mulailah mempersiapkan penyampaian SPT Anda dari sekarang," ucap Robert.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spt wajib pajak
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top