Incar Pertumbuhan Pendapatan, Pelindo II Andalkan Ekspansi Anak Usaha

PT Pelindo II (Persero) atau IPC mengincar pendapatan Rp13,5 triliun tahun ini, tumbuh 8,4% dari tahun lalu, yang akan ditopang oleh kenaikan produksi bongkar muat kargo dan ekspansi anak perusahaan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  20:09 WIB
Incar Pertumbuhan Pendapatan, Pelindo II Andalkan Ekspansi Anak Usaha
Direktur Utama PT Pelindo II Elvyn G. Massassya./Bisnis - Chamdan Purwoko

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelindo II (Persero) atau IPC mengincar pendapatan Rp13,5 triliun tahun ini, tumbuh 8,4% dari tahun lalu, yang akan ditopang oleh kenaikan produksi bongkar muat kargo dan ekspansi anak perusahaan.

Dari sisi kinerja operasional, IPC pada 2018 mencatat peningkatan arus peti kemas 12,7% menjadi 7,8 juta TEUs, arus nonpeti kemas 8,5% menjadi 62 juta ton, arus kapal 2,9% menjadi 208 juta gros ton, dan arus penumpang 16,7% menjadi 714.930 (unaudited).

Sementara itu, dari sisi kinerja keuangan, IPC membukukan pertumbuhan pendapatan usaha 4,9% menjadi Rp11,4 triliun dan laba bersih hampir 10% menjadi Rp2,4 triliun.

Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya menyebutkan arus kontainer tahun ini dapat mencapai 8,1 juta TEUs. Dari sisi keuangan, pendapatan bisa menembus Rp13,5 triliun yang diikuti perolehan laba Rp2,6 triliun.

Dia menyebutkan dua strategi pertumbuhan yang akan ditempuh tahun ini --tahun sustainable superior performance jika merujuk pada roadmap IPC menjadi pelabuhan kelas dunia-- yakni pertumbuhan organik dan nonorganik. 

Pertumbuhan anorganik, tutur Elvyn, menjamin kinerja IPC tidak hanya unggul, tetapi juga berkelanjutan. 

"Di Indonesia ini, ada 1.116 pelabuhan. Saya ingin pelabuhan-pelabuhan yang belum produktif itu bisa lebih produktif. Kami ekspansi ke sana, mengambil alih sebagian," katanya kepada Bisnis, Jumat (22/2/2019). 

Selain mengelola pelabuhan nonkomersial yang semula dikelola Kementerian Perhubungan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP), IPC juga hendak mengoperatori terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS).

Awal pekan ini, Pelindo II --bersama Pelindo I, III, dan IV-- menandatangani nota kesepahaman dengan Pertamina tentang pelimpahan pengelolaan pelabuhan-pelabuhan Pertamina kepada Pelindo.

"Saat ini kami masih mengkaji pelabuhan milik Pertamina yang akan dikelola oleh perseroan tahun ini. Pertamina itu memiliki 187 pelabuhan. Nanti akan dilihat mana yang di wilayah Pelindo I,II, III, IV,” kata Elvyn.

IPC juga sedang memproses akuisisi sebagian saham PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), anak perusahaan PT Krakatau Steel yang mengelola Pelabuhan Cigading, Cilegon.

Tidak hanya di dalam negeri, IPC juga berencana ekspansi ke luar negeri melalui anak perusahaan.

Elvyn sempat menyebutkan, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) --anak perusahaan yang bergerak di jasa bongkar muat nonpeti kemas-- bakal ekspansi ke salah satu negara di Asia Tenggara setelah melantai di bursa dalam paruh pertama tahun ini.

"Sehingga, kita punya footprint bahwa Indonesia termasuk negara yang mumpuni mengelola pelabuhan. Itu namanya global expansion, anorganik."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekspansi, pelindo ii

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup