KABAR GLOBAL 11 JANUARI: Fed Beri Sinyal Tak Naikkan FFR Hingga Maret, Kekuatan Domestik Topang Kualitas Pinjaman

Berita perihal suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dan peringkat utang negara kawasan Asia Pasifik menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Jumat (11/1/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 11 Januari 2019  |  09:29 WIB
KABAR GLOBAL 11 JANUARI: Fed Beri Sinyal Tak Naikkan FFR Hingga Maret, Kekuatan Domestik Topang Kualitas Pinjaman
/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Berita perihal suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dan peringkat utang negara kawasan Asia Pasifik menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Jumat (11/1/2019).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Fed Beri Sinyal Tak Naikkan FFR Hingga Maret. Bank Sentral AS (The Federal Reserve) memberikan sinyal penundaan kenaikan suku bunga acuan (Fed Fund Rate/FFR) hingga Maret 2019 atau lebih, sambil menunggu kejelasan terhadap risiko pertumbuhan global yang dapat mempengaruhi ekonomi AS. (Bisnis Indonesia)

Kekuatan Domestik Topang Kualitas Pinjaman. Moody’s Investors Service memberi outlook stabil untuk peringkat utang negara kawasan Asia Pasifik pada 2018, ditopang oleh kuatnya fundamental ekonomi domestik menghadapi potensi risiko yang meningkat serta ketidakpastian kebijakan. (Bisnis Indonesia)

Shutdown Berlanjut, Trump Batalkan Hadiri World Economic di Davos. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (10/1/2019) membatalkan kunjungan yang direncanakan akhir bulan ini ke Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss. (Bisnis.com)

Fiat Membayar Denda Emisi US$700 Juta. Sial benar nasib perusahaan otomotif Fiat Chrysler Automobiles. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini harus merogoh kocek hingga lebih dari US$700 juta sesuai tuntutan hukum dari Departemen Kehakiman AS dan pemilik kendaraan diesel. (Kontan)

Brexit Tanpa Kesepakatan, Malapetaka bagi Inggris. Menteri Urusan Bisnis Inggris Greg Clark mengeluarkan peringatan keras pada Kamis (10/1). Ia mengatakan, prospek keluar blok Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan akan menjadi malapetaka bagi negara. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kebijakan The Fed

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top