Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasca-KSO, Direksi dan Komisaris Sriwijaya Air Dirombak

Sriwijaya Air Group telah melakukan pelantikan jajaran komisaris dan direksi yang baru pascapelaksanaan kerja sama operasi (KSO) dengan Garuda Indonesia Group.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 12 Desember 2018  |  15:53 WIB
Pesawat Sriwijaya Air di Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. - Bandara Silangit Antara/M. Iqbal
Pesawat Sriwijaya Air di Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. - Bandara Silangit Antara/M. Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA--Sriwijaya Air Group telah melakukan pelantikan jajaran komisaris dan direksi yang baru pascapelaksanaan kerja sama operasi (KSO) dengan Garuda Indonesia Group.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk., yang sekaligus menjadi Komisaris Utama Sriwijaya Air Group, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab disapa Ari Askhara mengatakan pelantikan tersebut telah dilakukan pada 10 Desember 2018.

"Direksinya baru diangkat ada tujuh orang, dua dari Sriwijaya dan lima dari Garuda. Komisarisnya juga tujuh orang, dari Sriwijaya sebagai pemegang saham ada empat orang, sedangkan Garuda hanya tiga orang," katanya, Rabu (12/12/2018).

Dia menjelaskan implementasi KSO yang dilakukan dengan Sriwijaya tetap berjalan. Nantinya, Garuda bisa mengatur manajemen Sriwijaya dan saling mengembangkan arus pendapatan, bukan akuisisi saham.

Ari juga menegaskan tidak akan ada pengaturan harga tiket maupun rute, hanya berupaya menciptakan ekosistem industri penerbangan yang lebih baik. Melalui sinergi tersebut, kedua grup maskapai bisa menyatukan biaya operasional sehingga bisa menjalankan bisnis secara lebih efisien.

Ari berpendapat pengaturan harga yang menjurus ke tindak monopoli tidak mungkin bisa dilakukan karena kedua grup maskapai memiliki jenis layanan yang berbeda. Garuda merupakan maskapai layanan penuh (full service airlines/FSA), Sriwijaya Air tergolong maskapai layanan menengah, sedangkan Citilink Indonesia dan NAM Air memiliki layanan minimum (no frills).

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi Sriwijaya Air.

Dewan Komisaris Sriwijaya Air:

Komisaris Utama : I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra
Wakil Komisaris Utama : Chandra Lie
Komisaris : Pikri Ilham Kurniansyah
Komisaris : Juliandra Nurtjahtjo
Komisaris : Hendri Lie
Komisaris : Sonia Xevianne Bonggoro
Komisaris : Jefferson Irwin Jauwena Dewan


Direksi Sriwijaya Air:

Direktur Utama : Joseph Adriaan Saul
Direktur Niaga : Joseph Dajoe K. Tendean
Direktur Human Capital & Layanan : Harkandri M. Dahler
Direktur Keuangan : Amrulloh Hakiem
Direktur Operasi : Capt Fajar Semiarto Jaja
Direktur Quality, Safety & Security : Capt Toto Soebandoro
Direktur Teknik : Romdani Ardali Adang


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sriwijaya air
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top