Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keselamatan Penerbangan: Ini Sebabnya Kursi Harus Tegak, Jendela Dibuka dan Meja Dilipat Sebelum Pesawat Terbang dan Mendarat

Sebelum dan setelah pesawat mencapai landasan pacu, maskapai penerbangan selalu mengingatkan penumpang agar membuka penutup jendela, menegakkan sandaran kursi, dan melipat meja yang ada di depan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 Oktober 2018  |  14:55 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Sebelum dan setelah pesawat mencapai landasan pacu, maskapai penerbangan selalu mengingatkan penumpang agar membuka penutup jendela, menegakkan sandaran kursi, dan melipat meja yang ada di depan.

Ketua Umum Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Capt. Rama Noya mengatakan bahwa imbauan tersebut sesuai dengan prosedur keselamatan penerbangan.

Hal ini karena kebanyakan kecelakaan pesawat sering terjadi ketika dua momen itu.

“Membuka jendela fungsinya agar penumpang mengetahui jika pesawat mengalami kerusakan atau semacamnya. Jadi mereka bisa langsung bersiaga,” kata Rama saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (30/10/2018).

Rama mencontohkan jika sayap pesawat mengalami kebakaran, penumpang bisa memberitahu pilot atau pramugari untuk segera melakukan evakuasi.

Sementara kursi harus ditegakkan untuk berjaga-jaga saat ada pendaratan darurat. Saat kursi terlalu menjorok, penumpang di belakangnya menjadi pihak yang paling terdampak.

“Mereka juga akan terjebak dan kesulitan untuk berdiri keluar menuju pintu darurat,” ucap Rama.

Hal yang sama juga berlaku soal aturan melipat meja.

Mantan pilot Lion Air ini menjelaskan bahwa kewajiban pramugari untuk mengingatkan penumpang jika lupa melakukan tiga hal demikian.

“Sepengalaman saya penumpang selalu bersedia jika diingatkan pramugari,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keselamatan penerbangan lion air JT 610
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top