Pasar LED TV pada 2018 Diproyeksi Kembali Tumbuh

Pasar televisi light emitting diode (LED) sepanjang tahun ini diperkirakan kembali tumbuh setelah mengalami penurunan sejak 2014.
Annisa Sulistyo Rini | 10 Oktober 2018 21:43 WIB
Sharp - Reuters/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA—Pasar televisi light emitting diode (LED) sepanjang tahun ini diperkirakan kembali tumbuh setelah mengalami penurunan sejak 2014.

Andry Adi Utomo, Domestic Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, mengatakan penjualan televisi meraih titik tertinggi pada 2013 dengan penjualan hampir menyentuh 4 juta unit secara nasional. Kemudian, mulai 2014 hingga 2017 penjualan terus menurun hingga mencapai sekitar 3,27 juta unit.

Untuk tahun ini, mulai Januari hingga Mei, penjualan masih mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, tetapi mulai Juni hingga Agustus penjualan LED TV kembali naik sehingga pertumbuhan year to date mencapai 2%.

“Pertumbuhan di Juni itu sekitar 10%, Juli bagus karena Lebaran, Agustus juga baik karena ada Piala Dunia dan Asian Games, ekonomi mulai bangkit lagi. Dari situ, tren hingga Desember sepertinya positif, kami prediksi growth sampai akhir tahun bisa 5%--10%,” ujarnya Rabu (10/10/2018).

Penjualan LED TV Sharp sendiri ditargetkan tumbuh tinggi hingga 125% secara tahunan pada 2018 untuk mendongkrak pangsa pasar. Saat ini, Sharp memiliki pangsa pasar sebesar 20,2% untuk LED TV dan diklaim sebagai pemimpin pasar domestik.

Perseroan membidik pangsa pasar sebesar 25% pada tahun depan. Andry menuturkan untuk bisa mencapai target tersebut, pihaknya terus melakukan inovasi dan membuat produk dengan fitur yang dibutuhkan oleh masyarakat lokal.

“Untuk 2019, pasar LED TV juga masih positif karena akan ada pemilihan presiden. Saya rasa pemerintah akan banyak mengucurkan dana untuk menggerakkan mikro ekonomi menjelang pilpres, dengan itu kami proyeksi tahun depan masih oke,” jelasnya.

Adapun, berdasarkan data Sharp, pasar televisi LED nasional pada 2017 tercatat senilai Rp9,8 triliun atau sebanyak 3,27 juta unit yang terjual. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai Rp12,2 triliun dengan televisi yang terjual sebanyak 3,37 juta unit. Sementara itu, pada 2015 jumlah televisi yang terjual sebanyak 3,59 juta unit dengan nilai Rp13,3 triliun.

Tag : sharp
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top